Diklat I HMJ PAI Hadirkan Narasumber Dari Malaysia.

Diklat I HMJ PAI yang diikuti 43 orang Mahasiswa Baru berlangsung selama tiga hari 20-23 Oktober 2023 di Aula FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo. Sesuai edaran rektor kegiatan kemahasiswaan ini hanya dibolehkan dilaksanakan di dalam kampus sehingga berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang dilakukan di luar kampus. Hal ini disebabkan karena adanya insiden yang menimpa mahasiswa jurusan Akhwalus Syakhsiyyah Fakultas Syariah yang menjadi korban kematian pada kegiatan yang sama sebelumnya.

Berdasarkan insiden ini maka rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo mengeluarkan surat edaran agar pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan dilaksanakan di kampus dan hanya dibolehkan sampai dengan pukul 18.00. Itulah sebabnya kegiatan Diklat I HMJ PAI yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka dan ditutup oleh ketua jurusan PAI dan dalam sambutannya disampaikan agar salah satu kegiatan yang bernilai positif dan kontributif untuk mendorong PAI menuju unggul ini tidak dicederai dengan kekerasan dan tindakan yang tidak edukatif. Dihimbau oleh ketua jurusan PAI agar seluruh mahasiswa mengedepankan rasa kasih sayang dengan sesama khususnya antara senior dengan yunior agar apa yang dicita-citakan dan menjadi harapan orang tua dan institusi serta bangsa dan agama menjadi mudah diwujudkan dengan kebersamaan.

Menariknya selain diisi dengan materi yang disampaikan oleh ketua Jurusan PAI, para senior serta jajaran pengurus HMJ PAI juga dihadirkan pula narasumber dari luar negeri yakni dari negeri Jiran Malaysia Abi Azman yang merupakan dai internasional yang sudah melanglang buana ke beberapa negara untuk menyampaikan dakwahnya.

Abi Azman dalam kesempatan di hari terakhir pada penutupan kegiatan tersebut memberikan nasihat dan pengalaman yang mesti dimiliki oleh seorang manusia muslim dalam menghadapi masalah kehidupan tak terkecuali bagi mahasiswa yaitu selalu berpegang pada tali agama Allah. dengan mengenal Allah dan mengikuti Rasulullah. Selain memberi materi di sela-sela pemberian materi Abi Azman juga memberikan uang Ringgit Malaysia kepada setiap mahasiswa yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukan. Mahasiswa pun ikut berlomba menjawab dan tak lupa ikut foto bersama sebagai akhir dari kegiatan ini. Terima kasih Abi Azman sudah meluangkan waktu untuk mahasiswa dan mahasiswi pun berharap akan bisa bertemu kembali di kesempatan berikutnya.