
(12/8/2026) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menyelenggarakan acara ramah tamah bagi 233 calon wisudawan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan FITK untuk memberikan apresiasi sekaligus mengantarkan para calon wisudawan menuju prosesi wisuda. 101 calon wisudawan berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Momen ini menjadi semakin istimewa karena merupakan bagian dari periode akhir perjalanan IAIN Sultan Amai Gorontalo sebelum resmi bertransformasi menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo.
Acara diawali dengan sambutan Dekan FITK, Prof. Dr. H. Arten Mobonggi, M.Pd., yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Beliau juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebagai tempat menempuh pendidikan bagi putra-putrinya.Dalam sambutannya, Prof. Arten mengingatkan para alumni bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan diri. Beliau mendorong para lulusan agar tidak pernah merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik melalui program magister (S2), Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan maupun Dalam Jabatan, termasuk melanjutkan studi di lingkungan UIN Sultan Amai Gorontalo.
Dekan FITK juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam mendampingi mahasiswa hingga menyelesaikan studi. Secara khusus, beliau menyampaikan penghargaan kepada para tenaga kependidikan, termasuk Kepala Bagian Tata Usaha, Dra. Asriah N. Mahmud, atas dedikasi dan pelayanan yang diberikan dalam mendukung penyelenggaraan akademik di lingkungan FITK.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Herson Anwar, M.Pd yang mewakili Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag. Dalam pesannya, Rektor menyampaikan rasa syukur atas perubahan status IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo, sebuah momentum sejarah yang akan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Gorontalo. Mengangkat tema “Dari Beragam Warna Menuju Cahaya Peradaban (Spectrum of Dedication)”, acara ini menggambarkan keberagaman latar belakang mahasiswa dan program studi yang bersatu dalam semangat pengabdian dan kebersamaan. FITK yang memiliki sembilan program studi, enam di antaranya telah melahirkan lulusan pada periode ini, yakni Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Dalam pesannya kepada para alumni, Wakil Rektor I Bidang Akademik menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, para lulusan diminta untuk selalu menjaga integritas dalam berbagai profesi dan pengabdian di tengah masyarakat. Kedua, ijazah dan transkrip nilai bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui karya, pengabdian, dan profesi yang dijalani. Ketiga, para alumni diharapkan tidak takut untuk berbeda, karena perbedaan merupakan hikmah yang memperkaya kehidupan dan menjadi kekuatan dalam membangun peradaban.Pada kesempatan tersebut juga disampaikan informasi mengenai berbagai peluang pengembangan akademik di UIN Sultan Amai Gorontalo, seperti program Pascasarjana dengan enam program studi, Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), serta Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam. Sambutan diakhiri dengan himbauan kepada seluruh alumni untuk bergabung dalam Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (IKA FITK) Tahun 2026, sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kontribusi alumni bagi almamater.
Dalam suasana penuh kebersamaan tersebut, turut hadir Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Rinaldi Datunsolang, M.Pd., dan Sekretaris Program Studi Pendidikan Agama Islam, Dr. Nur Wahidah Thayib Pido, M.Pd., yang memberikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh lulusan PAI. Keduanya berharap agar ilmu yang diperoleh bisa menjadi kompas untuk perjalanan mereka di masa mendatang.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya akademik, FITK juga memberikan penghargaan kepada dosen dan Mahasiswa dengan publikasi ilmiah terbanyak. Penghargaan terhadap dosen yaitu Dr. Herson Anwar, M.Pd., Dr. Muhammad Arif, M.Ag., dan Prof. Dr. Kasim Yahiji, M.Ag. dan penghargaan kepada wisudawan dengan publikasi ilmiah terbanyak selama masa studi empat tahun yakni Aditya Batalipu dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Rendi Sambara dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, dan Wiranto talibo dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.

Pemberian penghargaan kepada mahasiswa dan dosen tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika FITK untuk terus meningkatkan budaya akademik, memperkuat tradisi riset dan publikasi ilmiah, serta menghasilkan karya-karya yang memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan dan masyarakat. Khususnya bagi Rendi Sambara sebagai lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam, capaian publikasi ilmiah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi PAI dan menunjukkan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang pendidikan dan keislaman, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah. Capaian ini juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu dan memperkuat reputasi akademik FITK dalam memasuki babak baru sebagai bagian dari UIN Sultan Amai Gorontalo.