Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Sabtu dan Ahad oleh Jurusan PAI adalah Pengabdian Masyarakat. Pengabdian masyarakat menjadi salah satu program penting yang dijalankan oleh jurusan PAI bukan saja karena tuntutan tri dharma perguruan tinggi melainkan juga sebagai bentuk perwujudan kerja kemanusiaan di masyarakat.

Kuliah dhuha yang dilaksanakan bersama Pondok Pesantren Azharul Khairaat Bone Bolango adalah salah satunya yang secara rutin menghadirkan tiga narasumber yaitu Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., Husni Idrus, Lc., M.S.I., dan Prof. Dr. Hariadi Said. Kegiatan diawali dengan sholat Dhuha berjamaah di masjid Al. Musafirin Kota Gorontalo pada hari Sabtu (7/10/2023) dan pada hari Ahad di masjid Ar-Ridha Tilongkabila Kab. Bone Bolango. Setelah sholat Dhuha dilanjutkan dengan zikir, sholawat, dan doa, tausiyah oleh tiga narasumber dan ditutup dengan tanya jawab dari jamaah. Hadir dalam kegiatan ini selain pemerintah setempat, juga ibu ibu majelis taklim, jamaah masjid dan mahasiswa jurusan PAI.

Materi yang dibawakan oleh narasumber berkisar maulid Nabi karena sesuai konteks yang sedang dihadapi. Menurut ustad Husni Idrus menghimbau agar maulid Nabi yang diperingati oleh ummat Islam tidak menjadikan melupakan ibadah khususnya sholat subuh dan adab dengan lingkungan akibat adanya suara zikir yang berlangsung pada jam orang sudah tidur. Hal ini bukan saja bertentangan dengan aturan pemerintah mengenai penggunaan toa juga tidak sejalan dengan tuntunan Rasulullah.

Pada kesempatan tersebut Ketua Jurusan PAI Najamuddin Petta Solong juga menyampaikan tausiyahnya yang mengajak kepada semua jamaah untuk mengikuti Nabi bukan hanya pada aspek Zahir namun juga mengikuti batin Nabi misalnya sabar, syukur, ikhlas, dan tenang menghadapi berbagai masalah kehidupan. Lebih jauh diharapkan juga agar menyiapkan bekal untuk melaksanakan tugas pokok kita yaitu menjaga diri dan keluarga dari api neraka karena diliputi rasa khauf (takut) dan raja’ (penuh harap) pada Allah dalam batinnya sehingga tidak hanya melihat aspek hukum dalam mengerjakan syariat.

Jamaah dengan antuasias dan penuh khidmat mengikuti kegiatan ini yang dimulai sejak pukul 6.30. hingga pukul 9.00. Kegiatan tanya jawab pun banyak masalah keagamaan yang dipertanyakan misalanya seputar maulid, poligami, kedurhakaan anak dan orang tua serta masalah keafdhalan waktu sholat dhuha Sebelum ditutup dengan foto bersama diselingi acara istirahat dengan menampilkan seni rebana dari santri pondok pesantren Azharul Khairaat Bone Bolango sehingga menambah sempurnanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis kemanusiaan dan dakwah ini.