Gorontalo, 20 November 2024 – Kemampuan menulis karya ilmiah dengan kaidah sitasi yang benar merupakan fondasi penting bagi setiap mahasiswa. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas III D Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo sukses menyelenggarakan Pelatihan Teknis Sitasi Artikel Menggunakan Mendeley Reference Manager. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 20 November 2024, di Gedung FITK B.
Pelatihan ini diselenggarakan atas inisiatif mahasiswa PAI kelas III D dan mendapatkan bimbingan penuh dari Dr. Firmansyah Kobandaha, M.Pd., seorang dosen PAI yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan kemampuan akademik mahasiswa. Tujuannya adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial dalam pengelolaan referensi dan sitasi otomatis, yang akan sangat membantu dalam penyusunan makalah, skripsi, dan karya ilmiah lainnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya. Narasumber pertama adalah dosen pengampu mata kuliah Pembelajaran PAI di Sekolah, yang memberikan konteks pentingnya literasi akademik dalam pengajaran. Sementara itu, Dr. Anisa Nuraisyah Annas, S.Th.I., M.Pd., seorang pakar dalam metodologi penelitian dan penulisan ilmiah, memberikan panduan praktis tentang penggunaan Mendeley.
Dalam sesi pelatihan, para mahasiswa mendapatkan materi komprehensif mulai dari instalasi Mendeley, cara memasukkan berbagai jenis referensi (buku, jurnal, prosiding), hingga teknik sitasi dalam teks dan penyusunan daftar pustaka secara otomatis. Sesi praktik langsung juga menjadi fokus utama, memungkinkan mahasiswa untuk langsung menerapkan ilmu yang didapat.
Keberadaan Mendeley sebagai alat bantu sitasi sangat vital di era digital ini. Dengan penguasaan tools ini, mahasiswa diharapkan dapat terhindar dari praktik plagiarisme yang tidak disengaja serta dapat menyajikan karya ilmiah yang lebih profesional dan terstruktur.
Dosen pengampu mata kuliah Pembelajaran PAI di Sekolah, salah satu narasumber dalam kegiatan ini, menyampaikan, “Penguasaan alat seperti Mendeley ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga tentang pembiasaan diri pada budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas. Dengan sitasi yang benar, mahasiswa tidak hanya menghargai karya orang lain, tetapi juga membangun kredibilitas karya mereka sendiri.”
Senada, Dr. Anisa Nuraisyah Annas, S.Th.I., M.Pd., menambahkan, “Mendeley adalah jembatan bagi mahasiswa untuk menavigasi lautan informasi ilmiah. Dengan pelatihan ini, kami berharap mahasiswa PAI III D dapat lebih efisien dalam mengelola referensi, sehingga mereka bisa lebih fokus pada substansi penelitian dan penulisan. Ini adalah langkah maju menuju penelitian yang berkualitas.”

Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., Ketua Jurusan PAI, mengapresiasi tinggi inisiatif mahasiswa dan bimbingan dosen dalam pelatihan ini. “Kami di Jurusan PAI sangat mendukung setiap upaya peningkatan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam ranah literasi akademik dan penelitian,” ujar Dr. Najamuddin. “Penguasaan Mendeley adalah salah satu skill krusial di era digital. Kegiatan semacam ini tidak hanya meningkatkan kualitas penulisan mahasiswa, tetapi juga menunjukkan komitmen kami dalam melahirkan lulusan yang siap bersaing di dunia akademik maupun profesional.”
Melalui pelatihan ini, mahasiswa PAI kelas III D tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya etika akademik dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berintegritas. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh bagi kelas dan program studi lainnya dalam upaya berkelanjutan meningkatkan mutu pendidikan di IAIN Sultan Amai Gorontalo.