Sorak sorai dan tepuk tangan meriah mewarnai Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo pada Ahad, 15 Desember 2024. UKM Tilawah sukses menyelenggarakan kegiatan Lomba Pentaseni Al-Qur’an dengan tema “Membangun Kreativitas dalam Seni dan Al-Qur’an” yang diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Salah satu kategori yang paling menyita perhatian adalah lomba Bintang Vokalia Religi, yang menampilkan bakat-bakat terbaik dalam seni suara bernuansa islami. Para peserta menampilkan lagu-lagu religi dengan penuh penghayatan dan teknik vokal yang mengesankan.

Dari sekian banyak peserta yang tampil, nama Nazwa Mamonto, mahasiswi Jurusan Pendidikan Agama Islam, berhasil mencuri perhatian juri dan penonton. Dengan suara merdu, pembawaan yang penuh penghayatan, serta penguasaan panggung yang kuat, Nazwa berhasil menyabet Juara 1 dalam kategori tersebut.

Lagu religi yang dibawakan Nazwa menyentuh hati banyak orang yang hadir di ruangan tersebut. Tidak hanya tampil dengan teknik vokal yang mumpuni, tetapi Nazwa juga menyampaikan pesan spiritual yang mendalam dalam setiap lirik yang ia nyanyikan.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa seni dan nilai-nilai Al-Qur’an bisa bersatu dalam satu panggung yang penuh makna. Nazwa sendiri mengaku bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih juara pertama, mengingat banyaknya peserta hebat yang ikut serta.

“Alhamdulillah, ini semua berkat doa orang tua, bimbingan para senior di UKM Tilawah, dan dukungan teman-teman. Saya hanya ingin menampilkan yang terbaik dan menyampaikan pesan kebaikan lewat suara,” ujar Nazwa setelah pengumuman pemenang.

Kemenangan ini pun disambut gembira oleh pihak jurusan. Dr. Najamuddin Petasolong, M.Ag., Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam, turut memberikan tanggapannya atas prestasi anak didiknya tersebut.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Nazwa. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri dalam bidang seni islami,” ujar Dr. Najamuddin.

Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali bakat dan potensi yang dimiliki. “Seni adalah salah satu media dakwah yang efektif, dan kampus harus menjadi ruang subur bagi kreativitas yang membangun,” tambahnya.

Selain lomba vokalia religi, kegiatan Pentaseni Al-Qur’an ini juga mencakup berbagai perlombaan lain seperti kaligrafi, puisi islami, dan nasyid. Semua kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

UKM Tilawah sebagai penyelenggara berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang kreatif dan berprestasi. “Kami ingin seni dan Al-Qur’an berjalan beriringan, membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga peka secara spiritual,” ujar ketua panitia dalam sambutannya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, semangat mahasiswa untuk terus berkarya dalam bingkai nilai-nilai keislaman semakin terlihat. Dan bagi Nazwa Mamonto, kemenangan ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan berkarya yang lebih luas melalui seni dan suara.