Yogyakarta, 8 Oktober 2026. Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sultan Amai Gorontalo Rinaldi Datunsolang, M.Pd berpartisipasi dalam Kalijaga International Conference on Islamic Education (KAICIE) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 dan8 Oktober 2026 di Hotel Grand Rohan Yogyakarta. Partisipasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat kontribusi Prodi PAI dalam pengembangan pendidikan Islam di tengah transformasi teknologi dan tantangan global.KAICIE 2026 mengusung tema “Envisioning Islamic Education for a Sustainable Future: Bridging Faith, Technology, and Global Challenges”, yang menekankan pentingnya merumuskan masa depan pendidikan Islam yang berkelanjutan melalui integrasi nilai-nilai keimanan, teknologi, dan respons terhadap berbagai tantangan global. Konferensi ini menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemikir pendidikan dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian serta mendiskusikan perkembangan dan arah pendidikan Islam di masa depan.

Rangkaian kegiatan menghadirkan sejumlah tokoh akademik sebagai opening speakers, yakni Prof. Noorhaidi, Prof. Dr. Sigit Purnama, dan Prof. Sutrisno, yang berasal dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia.Sementara itu, sesi keynote speakers menghadirkan Prof. Ahmad Omar Chapakia dari Fatoni University, Thailand; Assoc. Prof. Dr. Melanie C. Brooks dari Edith Cowan University, Australia; serta Prof. Mohammad Abdalla dari Australian University, Australia. Para pembicara tersebut memberikan perspektif akademik mengenai perkembangan pendidikan Islam dan tantangan pendidikan dalam konteks masyarakat global.Selain menjadi forum pertukaran gagasan ilmiah, KAICIE 2026 juga menjadi momentum peluncuran The Association of Southeast Asian Islamic Education Scholar (ASIES), sebuah jaringan akademisi pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara. Kehadiran ASIES diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas negara dalam penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, dan pengembangan pendidikan Islam yang responsif terhadap perubahan zaman.

Dalam kegiatan ini, Ketua Prodi PAI UIN Sultan Amai Gorontalo turut berpartisipasi dan bergabung sebagai anggota ASIES. Keikutsertaan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas hubungan akademik dengan para sarjana pendidikan Islam di Asia Tenggara, membuka peluang kolaborasi penelitian, serta mendorong peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan Prodi PAI.Partisipasi dalam konferensi internasional ini juga relevan dengan upaya pengembangan Prodi PAI sebagai program studi yang unggul. Melalui keterlibatan dalam forum ilmiah internasional dan jaringan akademisi regional, Prodi PAI diharapkan semakin aktif membangun kolaborasi, memperluas wawasan keilmuan, serta mengembangkan penelitian dan publikasi yang berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Islam.Keikutsertaan Ketua Prodi PAI dalam KAICIE 2026 menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan memperkuat jejaring kerja sama internasional. Ke depan, keterlibatan dalam ASIES diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa, sekaligus mendukung pengembangan pendidikan Islam yang integratif, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi pada keberlanjutan.