
Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar Kuliah Umum dengan tema “Aktualisasi Keseimbangan Nilai Syariah dan Kebijakan Politik dalam Pembangunan Daerah yang Transformatif” pada Senin, 8 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Syariah Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo dan dihadiri oleh berbagai elemen akademis serta praktisi pemerintahan.
Menariknya, narasumber pada kegiatan ini adalah alumni Prodi Pendidikan Agama Islam IAIN Gorontalo Thariq Modanggu, M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Gorontalo Utara. Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman pemerintahan yang dimiliki, beliau diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi mahasiswa tentang bagaimana menyeimbangkan nilai-nilai syariah dengan kebijakan politik dalam pembangunan daerah.
Kuliah umum ini dihadiri oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Kepala Biro AUAK, Dekan Fakultas Syariah, para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, para dosen, staf administrasi, dan mahasiswa Fakultas Syariah. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan tingginya minat dan antusiasme terhadap topik yang dibahas.

Tema kuliah umum ini sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang transformatif dan berbasis nilai-nilai syariah. Dengan memahami keseimbangan antara nilai syariah dan kebijakan politik, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam pembangunan daerah.
Ketua Jurusan PAI Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., merasa bangga dengan pelibatan alumni yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa di luar Prodi PAI dalam memahami konsep keseimbangan nilai syariah dan kebijakan politik dalam pembangunan daerah. Selain itu, ia berharap kuliah umum ini juga dapat mempererat hubungan antara IAIN Sultan Amai Gorontalo dan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Gorontalo Utara.
“Alhamdulillah adanya kuliah umum ini, mahasiswa di luar Prodi PAI khususnya Fakultas Syari’ah IAIN Sultan Amai Gorontalo dapat memperluas wawasan dan pengetahuan mereka tentang isu-isu aktual dalam pembangunan daerah. Kegiatan ini juga menjadi salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat”, ungkap Najamuddin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semua pihak yang terlibat khususnya dosen dan mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi lembaga pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.