Audiensi dilanjutkan dengan penandatanganan piagam kerjasama (rabu, 25 Januari 2023) antara ketua jurusan PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag. bersama mahasiswa FITK di Ruang Kepala SMA Negeri 1 Kabila, dengan sambutan yang hangat dari Pimpinan Sekolah Drs. Yusman Yusuf, Ekie, M.Pd. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi termasuk penyelenggaraan kurikulum MBKM di SMA Negeri 1 Kabila ke depan dengan fokus sasaran magang dan asistensi mengajar termasuk penelitian dan pengabdian yaitu kepada peserta didik, guru maupun tenaga kependidikan yang diinisiasi Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam.

Pelaksanaan pendidikan pengajaran, penelitian dan publikasi ilmiah serta pengabdian yang sedang dijajaki tersebut diharapkan dapat menjadi program Unggulan yang berkelanjutan di antara dua institusi (PAI-FITK dan SMAN 1 Kabila) sehingga memberikan nilai kemanfaatan bagi dua belah pihak. Sebagai Prodi yang memiliki sumber daya yang ahli di bidang pendidikan dan keguruan, PAI-FITK berupaya memberikan kontribusinya secara nyata dan berkelanjutan kepada berbagai stakeholder untuk dapat bergandengan tangan mewujudkan Visi Misi bersama. Selanjutnya, Program pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian tersebut, akan dikembangkan ke berbagai sekolah di Lingkungan Provinsi Gorontalo.

Kepala sekolah yang juga merupakan alumni Prodi S2 PAI IAIN Sultan Amai Gorontalo sangat mengapresiasi inisiasi kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Prodi PAI dan berharap tindaklut dari kerjasama ini akan bermanfaat bagi terwujudnya kualitas pendidikan dan penelitian serta pengabdian bagi kedua institusi.

Ketua Jurusan PAI juga menyampaikan hal yang sama bahwa sebagai Prodi tertua dan terbanyak mahasiswanya di IAIN Sultan Amai Gorontalo maka tentu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai pemangku kepentingan. Menurutnya “telah terjadi pergeseran paradigma keunggulan dari sebelumnya yang menekankan kepada kompetisi kepada kolaborasi sehingga unggul baginya bukanlah unggul sendiri namun unggul bersama bahkan mampu menggunggulkan orang lain atau institusi lainnya”. “Semoga harapan yang mulia dan positif ini akan berubah indah pada waktunya”, ungkap Kajur PAI