Gorontalo, 31 Mei 2026, Dalam upaya memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kapasitas auditor internal, auditor mutu internal Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Mariaty Podungge, M.Pd mengikuti kegiatan “Pelatihan dan Refreshment Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis ISO 21001:2018” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe 11.12 Kota Gorontalo dan diikuti oleh auditor internal dari berbagai unit dan program studi di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd., Ketua LPM UIN Salatiga sekaligus Ketua Presidium LPM PTKI, yang membagikan pengalaman dan wawasan mengenai implementasi Audit Mutu Internal berbasis standar ISO 21001:2018 dalam pengelolaan lembaga pendidikan tinggi.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo, Mukrimin, Grad.Dipl.MA Gov., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tentang  pentingnya penguatan kompetensi auditor sebagai ujung tombak dalam menjaga dan meningkatkan mutu institusi. Menurutnya, auditor internal memiliki peran strategis dalam memastikan implementasi standar mutu berjalan secara efektif dan berkelanjutan.Selanjutnya, kegiatan dipandu oleh Dr. Andi Nurwati, M.Pd., Sekretaris LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo, yang bertindak sebagai moderator selama berlangsungnya sesi pelatihan dan diskusi.Pada sesi inti, Prof. Budiyono Saputro menyampaikan berbagai materi penting terkait pelaksanaan Audit Mutu Internal. Materi yang dibahas meliputi Tujuan Audit Mutu Internal (AMI), relevansi AMI dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), unsur-unsur yang diaudit, serta waktu pelaksanaan AMI dalam siklus penjaminan mutu perguruan tinggi.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai kriteria dan kualifikasi auditor, kompetensi auditor, serta tanggung jawab dan prinsip-prinsip auditor AMI yang harus dijunjung tinggi dalam pelaksanaan audit. Materi berikutnya membahas secara rinci mengenai pelaksanaan Audit Mutu Internal dan pelaporan hasil audit, yang menjadi dasar dalam proses evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.Tidak kalah penting, narasumber juga mengulas mengenai Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai tindak lanjut dari hasil audit. Melalui RTM, berbagai temuan dan rekomendasi perbaikan dapat ditindaklanjuti secara sistematis guna mendukung peningkatan kualitas tata kelola akademik maupun nonakademik di lingkungan perguruan tinggi.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan diakhiri dengan praktik simulasi audit yang melibatkan dua orang auditee dan satu orang auditor. Simulasi tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam melakukan wawancara audit, verifikasi dokumen, identifikasi temuan, hingga penyampaian rekomendasi perbaikan sesuai prinsip-prinsip audit mutu internal.

Auditor Mutu Internal Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan komitmen Jurusan PAI dalam mendukung penguatan budaya mutu dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di tingkat program studi. Melalui kegiatan refreshment ini, para auditor memperoleh penyegaran pengetahuan sekaligus peningkatan kompetensi yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan audit yang lebih profesional, objektif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam, Rinaldi Datunsolang, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan dan refreshment AMI merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas auditor internal sekaligus memperkuat tata kelola mutu di lingkungan program studi.”Kami berharap auditor internal Jurusan PAI dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ini dalam pelaksanaan audit mutu di program studi. Audit bukan sekadar proses evaluasi, tetapi menjadi instrumen penting untuk mendorong perbaikan berkelanjutan dan peningkatan kualitas layanan akademik sehingga Jurusan PAI dapat terus berkembang menuju program studi yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Jurusan PAI semakin meneguhkan komitmennya dalam mendukung pengembangan budaya mutu di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dengan auditor yang kompeten dan sistem penjaminan mutu yang berjalan optimal, diharapkan kualitas pendidikan, tata kelola, dan layanan akademik dapat terus meningkat sesuai dengan standar nasional maupun internasional.Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pimpinan LPM, auditor internal, dan seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan budaya mutu yang kuat dan berkelanjutan di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.