
(12/8/2026) ) Pada acara Ramah Tamah FITK Tahun Akademik 2025/2026, Rendi Sambara asal Buol, Sulawesi Tengah, berhasil meraih penghargaan sebagai mahasiswa dengan publikasi ilmiah terbanyak kedua di lingkungan FITK. Selama menempuh pendidikan, Rendi menunjukkan komitmen yang kuat dalam bidang akademik, khususnya penelitian dan publikasi ilmiah. Atas produktivitas tersebut, ia berhasil meraih penghargaan sebagai mahasiswa dengan publikasi ilmiah terbanyak kedua di lingkungan mahasiswa FITK . Publikasi Ilmiah terbanyak adalah Aditya Batalipu dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan terbaik tiga adalah Wiranto Talibo juga dari Program Studi Bahasa Arab. Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Rektor III IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina, M.Si., pada acara Ramah Tamah FITK tahun 2026.
Rendi Sambara merupakan salah satu lulusan Program Studi PAI yang berhasil menunjukkan produktivitas akademik selama menempuh pendidikan. Ia tercatat menghasilkan 13 artikel ilmiah dan 1 buku, sebuah capaian yang menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya penelitian dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa.Dari sejumlah karya yang dihasilkan, terdapat satu artikel yang menjadi publikasi unggulannya. Artikel pertama berjudul “Effect of Free Nutritious Meals on Qur’an Hadith Learning Interest via Motivation” yang diterbitkan pada Jurnal Nasional terakreditasi Sinta 2 sebagai penulis pertama. Artikel tersebut menunjukkan keterlibatannya dalam mengkaji isu pembelajaran Al-Qur’an Hadis serta faktor-faktor yang berkaitan dengan minat belajar peserta didik.Penghargaan yang diterima Rendi menjadi bentuk apresiasi FITK terhadap mahasiswa yang tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga aktif mengembangkan kompetensi akademik melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Program Studi PAI sekaligus apresiasi atas konsistensi Rendi dalam mengembangkan budaya riset dan publikasi ilmiah selama masa studinya.

Bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam, prestasi Rendi Sambara menjadi kebanggaan tersendiri. Produktivitasnya dalam menghasilkan artikel ilmiah dan buku menunjukkan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang pendidikan dan keislaman, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan penelitian, menulis, dan publikasi ilmiah.Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Rinaldi Datunsolang, M.Pd.,menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Rendi. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan contoh positif bagi mahasiswa PAI untuk menjadikan penelitian dan publikasi sebagai bagian dari proses pengembangan diri selama menempuh pendidikan.“Kami sangat mengapresiasi capaian Rendi. Produktivitasnya dalam menghasilkan publikasi ilmiah menjadi kebanggaan bagi Prodi PAI sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa PAI mampu berprestasi dalam bidang akademik. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk lebih aktif melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah,” ungkap Rinaldi.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Program Studi PAI, Dr. Nur Wahidah Thayib Pido, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi tersebut. Ia berharap pengalaman Rendi dalam menghasilkan karya ilmiah dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa PAI lainnya untuk membangun budaya akademik yang produktif.“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa PAI memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai peneliti dan penulis. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang berani meneliti, menulis, dan mempublikasikan hasil pemikirannya pada jurnal ilmiah,” ungkapnya.
Capaian Rendi Sambara menjadi bagian dari upaya Prodi PAI dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah mahasiswa. Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian individual, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa PAI lainnya untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi akademik, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu Pendidikan Agama Islam.