Gorontalo, 14/8/2026.  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo kembali menggelar Wisuda ke-38 Program Sarjana dan Magister Tahun 2026. Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-38 diawali dengan pembukaan oleh Ketua Senat Institut, Dr. H. Mujahid Damopolii, M.Pd, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda kali ini memiliki tiga hal yang istimewa. Pertama, wisuda dilaksanakan pada hari Jumat sehingga diharapkan momentum tersebut membawa keberkahan bagi seluruh wisudawan. Keistimewaan kedua adalah wisuda ini merupakan wisuda pertama setelah IAIN Sultan Amai Gorontalo meraih predikat perguruan tinggi unggul. Predikat tersebut menjadi kebanggaan sekaligus penanda peningkatan mutu kelembagaan. Status unggul tersebut juga akan tercermin pada ijazah para lulusan.Keistimewaan ketiga, Wisuda ke-38 menjadi wisuda terakhir dalam status IAIN Sultan Amai Gorontalo, seiring dengan perubahan kelembagaan menuju UIN Sultan Amai Gorontalo. Dengan demikian, para lulusan yang diwisuda pada momentum ini menjadi bagian dari sejarah penting perjalanan perguruan tinggi Islam negeri di Gorontalo.

Pada Wisuda ke-38 tersebut, sebanyak 536 mahasiswa dikukuhkan sebagai lulusan, yang terdiri atas lulusan program sarjana dan magister. Dari jumlah tersebut, 37 lulusan berasal dari Program Pascasarjana.Sejumlah lulusan terbaik turut mendapatkan apresiasi atas capaian akademiknya. Pada tingkat Pascasarjana, Mohamad Rian Liputo, M.Pd. dan Yuri Arlin Tahir, M.E. berhasil meraih IPK sempurna 4,00. Sementara itu, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) meluluskan 223 wisudawan. Predikat lulusan terbaik FITK diraih oleh Nu’man Abudi, S.Pd. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 3,95. Pada fakultas lainnya, Fakultas Syariah meluluskan 110 wisudawan, dengan lulusan terbaik Ahmad Kiman, S.H. dari Program Studi Hukum Keluargadengan IPK 3,95. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) meluluskan 86 lulusan, dengan lulusan terbaik Lutfia Nur Abida Maulana, S.Sos yang meraih IPK 3,95. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) meluluskan 80 lulusan, dengan lulusan terbaik Mohamad Firdaus Dukalang, S.E. dengan IPK 3,88.

Bagi empat lulusan terbaik dari S1 dari masing masing fakultas, tersedia  dukungan beasiswa yang disponsori oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk membantu pembayaran semester pertama bagi mahasiswa yang melanjutkan studi S2. Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak BSI atas dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan keberlanjutan studi para alumni. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa terbaik sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh lulusan agar terus melanjutkan pendidikan. Bagi alumni program sarjana yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister, perguruan tinggi menyiapkan skema afirmasi berupa penurunan biaya SPP bagi alumni IAIN Sultan Amai Gorontalo, dari sebelumnya Rp 5.000.000 menjadi Rp2.500.000. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi investasi pendidikan bagi para alumni untuk melanjutkan pengembangan kompetensi di masa depan.

Di hadapan para wisudawan dan tamu undangan, Rektor menitipkan sejumlah pesan sebagai bekal dalam memasuki kehidupan setelah perguruan tinggi. Para lulusan diingatkan untuk tidak pernah berhenti menjadi pembelajar, karena proses pendidikan tidak berakhir ketika memperoleh ijazah.Selain itu, para alumni di harapkan untuk menjaga integritas, bersahabat dengan perubahan dan perkembangan teknologi, serta menjaga persaudaraan dan keberagaman. Rektor juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan orang tua dan semua pihak yang telah mengantarkan mereka hingga mencapai keberhasilan.“Jangan pernah melupakan almamater,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan kepada para lulusan agar hubungan antara alumni dan perguruan tinggi tetap terjaga meskipun mereka telah menyelesaikan pendidikan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para wisudawan oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag.Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan ikrar alumni yang diikuti oleh seluruh wisudawan dan wisudawati serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Alumni dari rektor kepada  Ketua Ikatan Alumni. Rangkaian Wisuda ke-38 Program Sarjana dan Magister Tahun 2026 akhiri dengan penutupan Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat Institut, Dr. H. Mujahid Damopolii, M.Pd.Wisuda ke-38 tidak hanya menjadi momentum perayaan keberhasilan akademik 536 lulusan, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Para lulusan kini bersiap melangkah membawa ilmu, pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di almamater, sekaligus menjadi bagian dari babak baru perjalanan UIN Sultan Amai Gorontalo.