
Prodi PAI Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menerima kunjungan dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Gorontalo yang didampingi oleh Tim Satuan Pengawasan Internal IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kunjungan ini berlangsung pada 12 Agustus 2025.
Kegiatan dilangsungkan di Aula FITK, Selasa (12/08/2025), dan tim BPKP berjumlah 4 orang dan didampingi oleh Sekretaris SPI Maryuni, ME., dihadiri oleh Kabag FITK IAIN Muchtar Ayuba, M.Pd. Sultan Amai Gorontalo, Wakil Dekan III Dr. Zohra Yasin, M.Pd, Ketua Jurusan PAI Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag, dosen Prodi PAI yaitu Mariaty Podungge, M.Pd. dan Anugrah Lestari, M.Pd serta operator PAI Irfan Dama, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kabag FITK menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus ini sebagai lokasi pelaksanaan uji lapangan evaluasi keterserapan lulusan PTKIN tahun 2025 pada IAIN Sultan Amai Gorontalo. Beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterserapan alumni.
“Dalam pertemuan yang digagas oleh BPKP ini, kami berharap dapat memperoleh banyak informasi dan arahan yang berdampak langsung pada pengembangan kelembagaan, peningkatan kompetensi, serta penguatan program pendidikan, baik akademik maupun non-akademik demi keterserapan alumni yang lebih kompeten dan berdaya saing. Orientasi kebijakan penggunaan dana bantuan harus diarahkan pada peningkatan mutu layanan pendidikan kepada mahasiswa dan penguatan keterserapan alumni,” ujar Ketua Jurusan PAI.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo terus mendorong mahasiswa dan alumni penerima beasiswa KIP Kuliah untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menghasilkan output ilmiah, seperti artikel, buku, atau capaian prestasi lainnya sehingga memiliki kompetensi untuk berkerja di abad 21. Beliau berharap melalui kegiatan ini, BPKP dapat memberikan arahan dan pembinaan demi meningkatkan kinerja kelembagaan khususnya Prodi PAI IAIN Sultan Amai Gorontalo secara berkelanjutan.
Sekretaris SPI Maryuni, ME., menyatakan bahwa evaluasi yang dilakukan tidak hanya terbatas pada keterserapan alumni, namun juga menyentuh aspek kurikulum, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta sarana prasarana di bawah naungan Kementerian Agama. Namun, pada kesempatan kali ini, fokus utama adalah pada optimalisasi keterserapan alumni IAIN Sultan Amai Gorontalo.
“Kami berharap dari evaluasi lapangan ini, tim bisa mendapatkan informasi yang lengkap dan menyeluruh terkait keterserapan alumni. Data ini akan menjadi landasan penting Untuk memantau dan mengevaluasi keterserapan alumni setelah lulus dari perguruan tinggi , mengukur relevansi pendidikan dan dunia kerja, ungkap Santi Abubakar perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Setelah sesi pengisian data, kegiatan dilanjutkan dengan Tim BPKP melakukan pendalaman data dan wawancara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan keterserapan alumni. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas, efektivitas, dan transparansi dalam penyerapan alumni, serta memperkuat peran IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam menyelenggarakan layanan pendidikan tinggi keagamaan yang bermutu dan berdaya saing nasional.