Musyawarah Besar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni) IAIN Sultan Amai Gorontalo yang berlangsung di Gedung FITK B pada Sabtu, 28 Desember 2024, melahirkan pemimpin baru. Cahyanifa Mokodompit, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), terpilih sebagai Ketua Umum UKM Seni periode 2025-2026, menggantikan kepemimpinan sebelumnya, Kamila Nangune.

Pemilihan ketua baru ini berjalan lancar dan penuh musyawarah, dihadiri oleh pengurus UKM Seni, perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi, serta para dosen pembina. Dalam suasana penuh keakraban, forum sepakat menetapkan Cahyanifa Mokodompit sebagai pemimpin baru yang akan membawa semangat segar bagi UKM Seni di periode mendatang.

Pembina UKM Seni, Ita Meiarni, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus periode 2024-2025 atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengembangkan kegiatan seni di kampus. Ia berharap dengan terpilihnya Cahyanifa Mokodompit, UKM Seni dapat semakin berkembang dan melahirkan karya-karya kreatif yang membanggakan.

“UKM Seni adalah wadah yang sangat penting untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas mahasiswa. Saya percaya kepemimpinan baru ini akan menghadirkan inovasi dan program-program seni yang lebih merangkul seluruh elemen mahasiswa,” ujar Ita Meiarni, M.Pd dalam sambutannya.

Ketua UKM Seni sebelumnya, Kamila Nangune, juga memberikan pesan dalam acara tersebut. Ia mengucapkan selamat kepada Cahyanifa dan berharap kepengurusan baru bisa melanjutkan serta meningkatkan program-program seni yang telah dirintis selama masa jabatannya.

“Semoga UKM Seni di bawah kepemimpinan Cahyanifa dapat lebih produktif, aktif di berbagai ajang seni kampus, serta menjadi tempat tumbuhnya kreativitas dan solidaritas antar mahasiswa,” ujar Kamila dalam pesan perpisahannya.

Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., turut memberikan tanggapan positif atas terpilihnya Cahyanifa sebagai ketua UKM Seni. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan agama, tetapi juga memiliki potensi dan bakat di bidang seni yang patut diapresiasi.

“Ini adalah kebanggaan bagi Jurusan PAI. Semoga Cahyanifa dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk aktif mengembangkan potensi diri di luar bidang akademik, termasuk di bidang seni yang dapat menjadi media dakwah kreatif,” ujar Ketua Jurusan PAI.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Cahyanifa Mokodompit mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk membawa UKM Seni menjadi organisasi yang lebih terbuka, inklusif, serta mampu melahirkan program-program yang mengakomodasi berbagai bakat seni mahasiswa.

“Saya mengajak seluruh anggota UKM Seni untuk bersama-sama menjadikan wadah ini sebagai tempat berekspresi, berkolaborasi, dan mengembangkan diri. Kita akan menghidupkan kembali berbagai kegiatan seni seperti pentas budaya, workshop seni rupa, musik, dan tari yang melibatkan seluruh mahasiswa FITK,” kata Cahyanifa dengan penuh semangat.

Cahyanifa juga menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dengan UKM lain di kampus demi memperkaya ragam kegiatan seni yang edukatif dan bernilai sosial. Ia berharap UKM Seni dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer kampus yang dinamis dan kreatif.

Acara penutupan Musyawarah Besar UKM Seni diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto antara pengurus lama dan pengurus baru. Suasana haru dan penuh optimisme mewarnai penutupan kegiatan, menandai awal babak baru bagi perjalanan UKM Seni IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dengan terpilihnya Cahyanifa Mokodompit sebagai Ketua UKM Seni periode 2025-2026, diharapkan UKM ini dapat semakin maju, melahirkan karya-karya seni berkualitas, dan menjadi wadah pengembangan potensi seni mahasiswa lintas program studi.