Rumah dinas Bupati Gorontalo Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd., pada Selasa, 25 Desember 2023 dijadikan sebagai tempat perkuliahan Tafsir Tarbawi oleh dosen dari Universitas Kebangsaan Malaysia Dr. Ahmad Fakhrurrazi bin Mohammed Zabidi. Sebagaimana diketahui Prof. Nelson juga adalah mantan rektor Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Muhammadiyah sebelum menjadi Bupati yang sekarang telah memasuki masa jabatan kedua. Beliau menyediakan rumah dinas ini untuk dijadikan sebagai tempat menginap dari dosen UKM tersebut selama mengisi beberap agenda kegiatannya di Gorontalo dan bahkan menjamunya dengan baik selama berada di tempat tersebut karena menggangap bahwa rumah dinas merupakan rumah rakyat yang dapat digunakan oleh siapa pun apalagi tamu yang berasal dari negara tetangga Indonesia.

Kembali ke mahasiswa, mereka mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam di IAIN Sultan Amai, Gorontalo. Pertemuan selama ini hanya online. Namun tanpa diduga, pertemuan terakhir dapat dilakukan secara tatap muka dan juga di ruang yang sangat istimewa bagi mereka yaitu di Aula Pertemuan di Kediaman Resmi Bupati. Menurut Dr. Ahmad Fakhrurrazi bahwa penekanan pada aspek afektif tetap menjadi fokus utama dalam membentuk pendidik masa depan di negara Indonesia yang diberkati ini. Baginya Gurindam tauhid telah disampaikan menjadi pedoman abadi bagi mereka yang akan melanjutkan pendidikan Islam di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ia berharap semoga Allah mudahkan urusan setiap mahasiswa yang telah dididiknya khususnya dalam menjalankan amanah penting ini.

Ketua jurusan PAI Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag. mengakui salut dengan kepribadian dosen tamu tersebut karena bukan saja mampu menggetarkan akal mahasiswa yang didiknya namun juga kepiawaiannya menarik kemauan mahasiswa untuk tekun belajar dengan keikhlasan yang dicontohkannya dalam mengajar. Hal ini terbukti dari honorarium yang diberikan tidak memadai namun kesediaan dan kesungguhan dalam mendidik begitu kuat sehingga ini menjadi pelajaran bagi semua dosen yang terkadang kurang memperhatikan kedisiplinan melaksanakan tatap muka sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak demikian bagi dosen tamu ini yang sudah menunjukkan dedikasi dan pengabdiannya yang tulus untuk membimbing mahasiswa walau pun hanya satu kelas pada mata kuliah tafsir tarbawi. Ketua jurusan berharap ke depannya akan bertambah lagi dosen tamu yang bisa diajak kolaborasi untuk memberikan input terbaiknya bagi kemajuan kampus khususnya pada jurusan yang dipimpinnya.