Suasana Gedung FITK B IAIN Sultan Amai Gorontalo pada Sabtu, 25 Januari 2025 dipenuhi semangat dan harapan baru dalam pelaksanaan Musyawarah Besar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi. Dalam forum tersebut, Gita Riskiani, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), resmi terpilih sebagai Ketua Umum UKM Literasi periode 2025-2026, menggantikan kepemimpinan Geisca Cicilia Mokoagow.

Pemilihan berlangsung melalui proses musyawarah mufakat yang dihadiri oleh para pengurus, anggota UKM Literasi, serta perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa). Suasana sidang berjalan lancar dan penuh kekeluargaan hingga akhirnya forum menetapkan Gita Riskiani sebagai nakhoda baru UKM Literasi.

Pembina UKM Literasi, Djunawir Syafar, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pengurus periode sebelumnya yang telah berhasil menghidupkan budaya literasi di kampus. Ia berharap di bawah kepemimpinan Gita Riskiani, UKM Literasi dapat semakin produktif dan melahirkan karya-karya inspiratif.

“Saya percaya kepemimpinan yang baru ini akan membawa semangat segar dan inovasi dalam mengembangkan program literasi di kampus. Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tetapi juga membangun budaya berpikir kritis di kalangan mahasiswa,” ujar Djunawir Syafar dalam sambutannya.

Ketua Umum UKM Literasi periode sebelumnya, Geisca Cicilia Mokoagow, turut memberikan pesan dalam momen pergantian kepemimpinan ini. Ia mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar pengurus baru dapat melanjutkan program-program yang telah dirintis, serta menciptakan gebrakan baru di bidang literasi kampus.

“Saya titipkan UKM ini kepada kepemimpinan baru. Semoga dapat menjaga semangat literasi dan menjadikan UKM ini sebagai wadah tumbuhnya generasi cendekia yang peka terhadap isu-isu sosial, budaya, dan keagamaan,” kata Geisca dalam sambutan perpisahannya.

Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., dalam tanggapannya menyatakan rasa bangga atas terpilihnya mahasiswa PAI sebagai Ketua UKM Literasi. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi di bidang literasi, kepenulisan, dan keorganisasian.

“Semoga Gita Riskiani dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain untuk aktif di berbagai kegiatan positif yang mendukung pengembangan soft skill. Jurusan PAI sangat mendukung kiprah mahasiswanya di tingkat fakultas maupun institut,” ungkap Ketua Jurusan PAI dalam keterangannya.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Gita Riskiani mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan. Ia mengajak seluruh anggota UKM Literasi untuk bersama-sama memajukan budaya literasi di kampus, baik melalui diskusi buku, pelatihan menulis, maupun penerbitan buletin kampus.

“Saya sadar tugas ini tidak ringan, namun saya yakin dengan dukungan teman-teman semua, kita bisa menjadikan UKM Literasi sebagai motor penggerak budaya literasi yang inklusif, kreatif, dan berdampak positif bagi seluruh sivitas akademika,” tutur Gita penuh semangat.

Gita juga menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi dengan UKM lain, maupun di lingkungan lintas fakultas, demi memperluas jangkauan kegiatan literasi yang inovatif dan menjawab kebutuhan zaman.

Acara penutupan Musyawarah Besar UKM Literasi diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto antara pengurus lama dan baru. Suasana haru dan optimisme mewarnai akhir kegiatan tersebut, menandakan awal babak baru perjalanan UKM Literasi IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dengan terpilihnya Gita Riskiani sebagai ketua baru, diharapkan UKM Literasi dapat semakin maju dan menjadi wadah yang melahirkan generasi mahasiswa literat, kreatif, dan berdaya saing di tingkat lokal maupun nasional.