Safyudi Arifin, seorang mahasiswa berprestasi dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), baru-baru ini menorehkan pencapaian membanggakan dengan berhasil lulus dalam uji sertifikasi Baca, Tulis, dan Hafal Al-Qur’an (BTHQ). Ujian ketat ini diselenggarakan pada tanggal 28 Juli 2024, sebuah tanggal penting yang menandai keberhasilan Safyudi dalam menguasai aspek-aspek krusial dalam mempelajari kitab suci umat Islam.
Mahasiswa yang terdaftar sebagai angkatan 2021 dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 21012132 ini menunjukkan dedikasi luar biasa sepanjang proses pembelajaran dan persiapan ujian. Keberhasilannya dalam BTHQ tidak hanya mencerminkan kemampuan akademisnya tetapi juga komitmen pribadinya terhadap Al-Qur’an, yang menjadi inti dari program studi yang ia tekuni di FITK.
Berdasarkan data yang tertera pada sertifikat kelulusannya, Safyudi Arifin meraih hasil yang konsisten dan memuaskan di ketiga kategori ujian. Untuk Qira’ah (Bacaan), ia memperoleh nilai 3 (Jayyid), menunjukkan kemampuannya dalam melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan sesuai kaidah tajwid.
Demikian pula dalam aspek Kitabah (Tulisan), Safyudi kembali mencatatkan nilai 3 (Jayyid), yang menandakan kefasihannya dalam menuliskan huruf-huruf Arab dan ayat-ayat Al-Qur’an. Kemampuan ini sangat penting, terutama bagi seorang calon pendidik agama, untuk dapat mentransfer ilmu dengan benar.
Tidak kalah pentingnya, dalam kategori Hifzh (Hafalan), Safyudi juga meraih nilai 3 (Jayyid). Capaian ini menunjukkan bahwa ia mampu menghafal bagian-bagian Al-Qur’an dengan baik, sebuah keterampilan yang membutuhkan ketekunan, disiplin, dan pemahaman mendalam. Ketiga nilai “Jayyid” secara keseluruhan menegaskan bahwa Safyudi memiliki kompetensi yang sangat baik dalam membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an.
Menyikapi kelulusan gemilangnya, Safyudi Arifin tak dapat menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan ujian BTHQ ini dengan hasil yang memuaskan,” ujarnya dengan nada penuh haru. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini bukan semata-mata hasil usahanya sendiri, melainkan juga berkat “buah dari kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, terutama dosen dan teman-teman di Prodi PAI yang selalu memotivasi.”
Safyudi juga mengungkapkan harapannya agar ilmu yang telah ia peroleh dan pencapaian ini dapat menjadi bekal yang berharga dalam kehidupannya di masa mendatang. “Semoga ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri pribadi tetapi juga untuk mengamalkan ilmu agama dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas,” lanjutnya, menunjukkan visi yang jauh ke depan.
Di sisi lain, Direktur Ma’had Al-Jamiah, Dr. H. Dulsukmi Kasim, Lc., M.HI., dengan NIP 1970101220011004, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Safyudi. “Kami bangga dengan prestasi yang diraih oleh Safyudi Arifin,” tegas Dr. Dulsukmi. Beliau menekankan bahwa kelulusan dalam uji BTHQ ini merupakan bukti nyata “komitmen dan kualitas mahasiswa Ma’had Al-Jamiah dalam menguasai bacaan, tulisan, dan hafalan Al-Qur’an.”
Dr. Dulsukmi Kasim juga berharap agar keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. “Semoga ilmu yang telah didapat dapat diamalkan dan disebarkan untuk kemaslahatan umat,” katanya. Beliau menambahkan bahwa capaian seperti ini “merupakan salah satu indikator keberhasilan program pendidikan yang diterapkan di Ma’had Al-Jamiah dalam mencetak generasi qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat spiritualitasnya.”
Ujian sertifikasi BTHQ ini sendiri adalah salah satu program unggulan dan wajib yang diterapkan di institusi ini. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan agama, memiliki kompetensi dasar yang mumpuni dalam literasi Al-Qur’an. Keberhasilan Safyudi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk terus berprestasi dan menjadi duta-duta Al-Qur’an di tengah masyarakat.