Gorontalo, 13 Januari 2025 – Suasana khidmat namun penuh antusiasme menyelimuti Gedung FITK B pada Senin sore itu. Seluruh anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga berkumpul untuk menyaksikan momen penting: pemilihan ketua baru periode 2025-2026. Dari sekian banyak kandidat, nama Miranda Bangko, seorang mahasiswi berbakat dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), berhasil mengukir sejarah dengan terpilih sebagai Ketua UKM Olahraga.

Pemilihan yang berlangsung secara demokratis ini menarik perhatian banyak pihak, mengingat jarang sekali mahasiswa dari PAI menempati posisi strategis di UKM non-keagamaan. Kemenangan Miranda menjadi bukti nyata bahwa bakat dan kepemimpinan bisa datang dari latar belakang mana pun.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Pembina UKM Olahraga, Dr. Fachrun Yahya, M.Si. Dalam pidatonya, Dr. Fachrun menekankan pentingnya peran UKM Olahraga dalam membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, disiplin, dan sportif. Beliau juga mengapresiasi dedikasi pengurus sebelumnya dan berharap kepengurusan baru dapat membawa UKM Olahraga ke jenjang yang lebih tinggi.

“UKM Olahraga bukan hanya tentang prestasi di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kebersamaan dan mental juara. Saya yakin, di bawah kepemimpinan yang baru, UKM ini akan semakin maju dan menjadi wadah positif bagi seluruh mahasiswa,” ujar Dr. Fachrun Yahya.

Selanjutnya, Adrian Lakoro, Ketua Umum UKM Olahraga periode sebelumnya, menyampaikan laporannya. Ia memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan dan capaian-capain yang berhasil diraih. Adrian juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus atas kerja keras dan dukungannya selama masa kepemimpinannya.

“Dua tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan selama memimpin UKM ini. Saya berharap, apa yang telah kami rintis dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepengurusan Miranda,” kata Adrian dengan nada haru.

Tiba saatnya bagi Miranda Bangko untuk menyampaikan pidato pertamanya sebagai Ketua Umum terpilih. Dengan raut wajah penuh haru dan bangga, Miranda menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia berjanji akan mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya.

“Ini adalah kehormatan besar bagi saya. Sebagai mahasiswi PAI, saya mungkin tidak terlalu familiar dengan seluk-beluk olahraga, tetapi semangat dan dedikasi saya untuk memajukan UKM ini tidak akan pernah padam,” ucap Miranda dengan suara mantap.

Miranda juga membeberkan beberapa visi dan misinya untuk periode mendatang. Ia berencana untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai cabang olahraga, menggalakkan program pembinaan atlet, serta mempererat tali silaturahmi antar anggota. Selain itu, ia juga ingin menjadikan UKM Olahraga sebagai contoh kolaborasi lintas program studi.

“Saya ingin UKM Olahraga menjadi rumah bagi setiap mahasiswa yang memiliki minat di bidang ini, tanpa memandang latar belakang jurusan. Kita akan bersama-sama menciptakan lingkungan yang suportif dan inspiratif,” tambahnya.

Kabar terpilihnya Miranda Bangko sebagai Ketua UKM Olahraga ini juga disambut baik oleh Ketua Jurusan PAI. Ketua Jurusan mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Miranda.

“Ini adalah bukti bahwa mahasiswa PAI memiliki potensi yang sangat besar, tidak hanya di bidang keilmuan agama, tetapi juga di bidang-bidang lain seperti kepemimpinan dan organisasi. Kami sangat bangga dengan Miranda dan akan terus mendukungnya,” ujar Ketua Jurusan PAI.

Pemilihan Miranda Bangko ini menjadi angin segar bagi dinamika organisasi kemahasiswaan di kampus. Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang inklusif, UKM Olahraga di bawah komando Miranda Bangko diharapkan dapat mengukir lebih banyak prestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan minat dan bakat olahraga mahasiswa di tahun-tahun mendatang.

Momen ini menjadi pengingat bahwa potensi mahasiswa tidak terbatas pada bidang studi mereka, melainkan dapat berkembang di berbagai ranah. Keberagaman latar belakang justru menjadi kekuatan yang dapat memperkaya organisasi dan menciptakan inovasi.