Kabar menggembirakan datang dari dunia akademik dan keagamaan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Sultan Amai Gorontalo, Muh Abdul Mundzil I. Hasan, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) golongan remaja tingkat Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan MTQ tersebut diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2023 dan menjadi ajang bergengsi tahunan yang diikuti oleh para qari dan qariah muda dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Moutong. MTQ ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an serta menggali potensi generasi muda dalam melantunkan ayat-ayat suci.

Dalam kompetisi tersebut, Muh Abdul Mundzil tampil luar biasa. Suara merdunya yang khas, tajwid yang tepat, serta penghayatan yang mendalam terhadap ayat-ayat yang dibacakan berhasil menarik perhatian dewan juri dan para hadirin. Ia menunjukkan kualitas seorang qari yang matang dalam teknik dan ruh tilawah.

Keberhasilannya meraih juara pertama menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja kerasnya dalam mempelajari serta mengamalkan Al-Qur’an. Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyerahkan piala penghargaan dan uang tunai kepada Muh Abdul Mundzil sebagai apresiasi atas pencapaian gemilang tersebut.

Kemenangan ini tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga mengharumkan nama IAIN Sultan Amai Gorontalo, khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam. Prestasi ini menjadi cerminan keberhasilan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang diterapkan di lingkungan kampus.

Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam, Dr. Najamudin Pettasolong, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian yang diraih oleh mahasiswa binaannya. Ia menilai bahwa keberhasilan Muh. Abdul Mundzil adalah hasil dari kombinasi antara bakat, latihan, dan pembinaan yang konsisten.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh saudara Muh Abdul Mundzil. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu menunjukkan kualitasnya dalam kompetisi keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Dr. Najamudin Pettasolong, M.Ag. selaku kepala jurusan PAI. Beliau juga menambahkan bahwa jurusan PAI senantiasa mendorong dan mendukung mahasiswanya untuk aktif dalam kegiatan yang membentuk karakter keislaman, termasuk dalam ajang-ajang seperti MTQ. “Ini adalah bagian dari misi kami untuk mencetak pendidik dan da’i yang bukan hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu menjadi teladan,” tambahnya.

Muh Abdul Mundzil pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas keberhasilannya. Ia mengaku bahwa kemenangan ini adalah buah dari doa, usaha, dan bimbingan dari banyak pihak, khususnya para dosen dan pembimbing di jurusan PAI.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan ini. Saya berterima kasih kepada para dosen dan teman-teman di kampus yang selalu memberi motivasi dan dukungan. Kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua, guru, dan almamater tercinta,” ujarnya penuh haru.

 

Kemenangan ini menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa lain di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Semangat berkompetisi dalam kebaikan serta kecintaan terhadap Al-Qur’an terus digaungkan melalui berbagai kegiatan intra dan ekstrakurikuler di kampus.

Dengan raihan ini, Muh Abdul Mundzil diharapkan dapat terus mengasah kemampuannya dan melanjutkan prestasi ke tingkat yang lebih tinggi. Tidak menutup kemungkinan, ia akan menjadi perwakilan daerah dalam MTQ tingkat kabupaten atau provinsi di masa mendatang. Prestasi ini juga menjadi pesan moral bagi generasi muda Islam, bahwa membaca dan memahami Al-Qur’an bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga sarana untuk berprestasi, berdakwah, dan menginspirasi umat.