Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo Tahun 2023 kembali dibuka mulai tanggal 1 April hingga 7 Mei 2023. Acara ini mengundang generasi muda berusia 18-25 tahun untuk mengikuti seleksi sebagai Duta Bahasa, sebuah ajang bergengsi yang diadakan oleh Ikatan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo bersama Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo. Proses penjaringan calon Duta Bahasa dilakukan melalui berbagai instansi pendidikan di Provinsi Gorontalo, termasuk di Kampus II IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Penjaringan di kampus-kampus bertujuan untuk menemukan bakat muda yang berpotensi dalam bidang literasi bahasa dan budaya. Salah satu mekanisme seleksi adalah pemberian Golden Tiket bagi peserta terpilih yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya dalam kompetisi.

Dari IAIN Sultan Amai Gorontalo, beberapa mahasiswa berhasil meraih Golden Tiket, di antaranya:
1. Nicky B. Lasanggo dan Mumtaz Pakaya, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).
2. Ade Safitri Stirman, mahasiswi Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).
3. Sucitra Rusli, mahasiswi Jurusan Tadris Bahasa Inggris, FITK.
4. Abdurrahman Iloha, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.

Setelah berhasil meraih Golden Tiket, mereka dinyatakan sebagai semifinalis dan kini tengah mempersiapkan diri untuk melangkah ke tahap kompetisi berikutnya. Proses seleksi lanjutan akan menguji kemampuan para peserta dalam menguasai bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta bahasa asing, sekaligus kemampuan literasi dan public speaking.

Kegiatan Pemilihan Duta Bahasa ini bertujuan untuk mengembangkan generasi muda yang peduli terhadap pelestarian bahasa dan budaya, serta menjadi duta yang mampu mempromosikan penggunaan bahasa yang baik dan benar di tengah masyarakat. Selain itu, ajang ini juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan intelektual, kepribadian, dan kebudayaan.

Salah satu semifinalis, Nicky B. Lasanggo, menyampaikan rasa bangganya setelah terpilih sebagai peraih Golden Tiket. “Ini adalah kesempatan luar biasa bagi saya untuk tidak hanya mewakili kampus, tetapi juga ikut serta dalam menjaga dan melestarikan bahasa serta budaya kita. Saya dan teman-teman akan berusaha memberikan yang terbaik di tahap berikutnya,” ujarnya.

Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo 2023 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya fasih dalam berbahasa, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap bahasa dan budaya daerah, serta mampu berperan aktif dalam kegiatan literasi di Gorontalo dan Indonesia pada umumnya.

BUKTI PIAGAM PENGHARGAAN