Gorontalo, 19 Juni 2025 – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo secara aktif mendorong mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Tahun 2025. Pemberitahuan resmi telah disampaikan kepada seluruh Ketua Jurusan di lingkungan FITK, termasuk Ketua Jurusan PAI.

Program KKN Nusantara 2025 ini merupakanprogram Bapak Presiden Prabowo, yakni KKN Nusantara, yang akan diikuti oleh 30 PTKIN se-Indonesia, di mana UIN Suka menjadi tuan rumah tahun ini. IAIN Sultan Amai Gorontalo mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengirimkan dua orang mahasiswanya mengikuti KKN yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keunggulan program ini adalah biaya transportasi dan uang saku mahasiswa akan ditanggung sepenuhnya. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman KKN di luar daerah tanpa terbebani biaya.

Menindaklanjuti surat pemberitahuan dari Ketua LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo Nomor: 65.a/In.06/LP2M/TL.01/PP.00.9/06/2025 Tanggal 17 Juni 2025 tentang Sosialisasi Pelaksanaan KKN Nusantara Tahun 2025, FITK telah membuka pendaftaran bagi calon peserta. Pendaftaran peserta KKN Nusantara 2025 telah dibuka mulai tanggal 18 Juni 2025 hingga 23 Juni 2025. Mahasiswa yang berminat diharapkan untuk segera mendaftar. Informasi mengenai persyaratan lengkap dan formulir pendaftaran dapat diakses dengan mudah melalui tautan daring: https://bit.ly/KKNNusantara2025. Ini memudahkan mahasiswa untuk mendapatkan detail yang dibutuhkan.

Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., selaku Ketua Jurusan PAI, menyambut baik kesempatan ini. Beliau menyampaikan, “Program KKN Nusantara ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa kami, khususnya dari Prodi PAI, untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperkaya pengalaman sosial dan budaya di daerah lain. Kami sangat menganjurkan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini demi pengembangan diri dan kontribusi nyata kepada masyarakat.”

Dekan FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., juga telah menginstruksikan kepada para Ketua Jurusan untuk menginformasikan program KKN Nusantara ini kepada seluruh mahasiswa di lingkungan fakultas masing-masing. Langkah ini menunjukkan komitmen FITK dalam mendukung mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Program KKN Nusantara diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Kulon Progo, tetapi juga memperkaya wawasan dan pengalaman hidup mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dengan mengusung tema “Merawat Ekoteologi, Membangun Negeri”, KKN Nusantara tahun ini diarahkan untuk berkontribusi nyata terhadap penguatan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan berbasis keagamaan. Tema ini menjadi bentuk implementasi dari Asta Protas Kemenag Berdampak, yaitu delapan program prioritas Kementerian Agama yang memiliki orientasi langsung pada masyarakat. Salah satu dari program tersebut adalah penguatan ekoteologi, sebuah pendekatan spiritual yang mendorong kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai agama.