
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar rapat rutin yang menghadirkan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Herson Anwar, M.Pd. Rapat tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Oktober 2025, bertempat di aula FITK, dan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan.Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FITK, Dr. Damhuri, M.Ag., yang dalam sambutannya menekankan bahwa rapat rutin merupakan sarana penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh program kerja fakultas berjalan sesuai rencana dan standar mutu yang telah ditetapkan.“Rapat seperti ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang refleksi bersama untuk mengevaluasi kinerja dan menyiapkan langkah-langkah strategis ke depan. FITK harus terus adaptif terhadap perubahan sistem dan kebijakan akademik,” ujarnya.
Selanjutnya, Dekan FITK, Dr. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan komitmen fakultas dalam memperkuat budaya mutu di setiap lini.“FITK berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan akademik dan memastikan setiap program studi bergerak dalam satu arah mutu yang terukur. Kolaborasi dengan LPM sangat penting agar fakultas dapat terus meningkatkan standar akreditasi dan kinerja akademik,” tutur Dekan.
Dalam rapat tersebut, Ketua LPM, Dr. Herson Anwar, M.Pd., menyampaikan beberapa agenda utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu: Sosialisasi Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (IPEPA);Sosialisasi penerapan pelaksanaan ujian proposal dan ujian skripsi melalui aplikasi SEVIMA;Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2025/2026;Pelaksanaan Kuliah Kerja Sosial (KKS) Tahun Akademik 2025/2026;Finalisasi Penilaian E-Kinerja Triwulan III Tahun 2025.
Dr. Herson menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam menyamakan persepsi antara fakultas dan LPM mengenai mekanisme akreditasi dan pelaksanaan sistem mutu berbasis digital.“LPM akan terus mendampingi fakultas dalam penerapan sistem mutu agar setiap kegiatan akademik dan administrasi berjalan efektif dan akuntabel,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Najamuddin Pettasolong, M.Ag., menyoroti pentingnya tindak lanjut konkret dari hasil rapat tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap program studi perlu segera menurunkan hasil pembahasan menjadi langkah operasional di lapangan.“Pembahasan hari ini sangat komprehensif. Namun yang terpenting adalah implementasinya. Setiap prodi harus mampu menindaklanjuti hasil rapat ini, baik dalam penguatan kegiatan akademik seperti PPL dan KKS, maupun dalam penerapan sistem digital SEVIMA. Kami di Prodi PAI siap bersinergi mendukung terwujudnya mutu berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi, Tim Penjaminan Mutu, Auditor Mutu Internal, para dosen dengan jabatan fungsional akademik, tenaga kependidikan dengan jabatan fungsional tertentu dan umum, serta para pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo.Melalui kegiatan ini, FITK berharap dapat terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan kolaborasi antarunit, serta memastikan seluruh kegiatan akademik dan administrasi berjalan selaras dengan visi IAIN Sultan Amai Gorontalo menuju lembaga pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.