Gorontalo, 11 Mei 2025 – Dengan penuh kebanggaan dan semangat kebersamaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi PENASA Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo baru-baru ini berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan yang amat penting dan strategis, yaitu Pelatihan Kader Literasi tahun 2025, sebuah inisiatif yang telah dinantikan oleh banyak pihak di lingkungan akademik maupun masyarakat.

Pelatihan yang diselenggarakan dengan cermat ini memiliki tujuan yang sangat mulia dan fundamental, yakni secara khusus dirancang untuk “Membentuk Kader Literasi yang Berdaya Saing tinggi, Kritis dalam Berpikir secara men dalam dan analitis, serta Moderat dalam Bersikap dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan,” yang secara jelas menunjukkan komitmen kuat dari UKM Literasi PENASA untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang tangguh.

Kegiatan pelatihan yang telah dipersiapkan dengan matang ini secara resmi dan efektif telah dilaksanakan pada hari Minggu, 11 Mei 2025, sebuah tanggal yang kini akan selalu dikenang sebagai momen penting dalam sejarah pengembangan literasi di kampus tersebut.

Pusat Pengembangan Bahasa, sebuah fasilitas yang memang didedikasikan untuk peningkatan kemampuan linguistik dan literasi, dipilih sebagai lokasi yang representatif dan ideal untuk pelaksanaan acara penting ini, menyediakan lingkungan yang kondusif serta fasilitas yang memadai untuk proses pembelajaran interaktif, diskusi mendalam, dan berbagai aktivitas peningkatan kompetensi lainnya.

Dengan semangat yang membara dan motivasi yang tinggi, sejumlah besar peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan partisipasi aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan ini, sebuah indikasi kuat yang membuktikan tingginya minat serta kesadaran mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo terhadap pentingnya pengembangan diri di bidang literasi yang kini semakin krusial.

Dalam daftar peserta yang menunjukkan dedikasi dan komitmen, salah satu individu yang patut mendapatkan sorotan khusus adalah Wildayanti, yang secara resmi dan layak diberikan penghargaan istimewa sebagai peserta terbaik dalam kegiatan tersebut, sebuah bentuk pengakuan yang tulus atas partisipasi aktif, kinerja luar biasa, dan dedikasi penuhnya selama menjalani proses pelatihan yang intensif.

Penghargaan yang prestisius ini diberikan bukan tanpa dasar, melainkan secara jelas dan sah tercantum dalam Sertifikat Penghargaan dengan nomor registrasi B-12/UKM-LTLPNSA/IAIN-SAG/V/2025, sebuah nomor sertifikat yang kini menjadi bukti resmi dan tak terbantahkan atas keikutsertaan Wildayanti serta pengakuan formal terhadap kontribusinya dalam pelatihan ini.

Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Ketua Panitia kegiatan yang berdedikasi, Ardianeyah Mappaenre, pelatihan komprehensif ini merupakan wujud nyata dan konkret dari komitmen yang tak tergoyahkan dari UKM Literasi PENASA dalam berbagai aspek, termasuk mengembangkan minat baca dan tulis secara berkelanjutan, serta mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas literasi yang tidak hanya tinggi tetapi juga relevan dengan tuntutan zaman.

“Kami berharap dengan setulus hati, bahwa melalui pelatihan yang telah kami selenggarakan ini, para peserta yang telah dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan baru dapat sungguh-sungguh menjadi agen perubahan yang proaktif dan efektif, yang mampu menyebarkan semangat literasi secara luas di lingkungan masing-masing, baik di kampus maupun di komunitas tempat tinggal mereka,” ujar Ardianeyah dengan penuh harap dan visi yang jelas. Ia juga menambahkan, peserta diharapkan mampu memiliki daya saing yang unggul, kemampuan berpikir kritis yang tajam dan analitis, serta sikap moderat yang seimbang dalam menghadapi berbagai tantangan kompleks di masa depan.

Senada dengan visi dan harapan tersebut, Ketua Umum UKM Literasi PENASA yang bersemangat, Gita Riskiani, menyampaikan apresiasinya yang mendalam dan tulus. Apresiasi ini secara khusus ditujukan kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi nyata dan dukungan penuh, baik secara moral maupun material, yang telah memungkinkan suksesnya acara ini, sehingga secara jelas menunjukkan betapa pentingnya semangat kolaborasi dan sinergi dalam mencapai tujuan bersama.

“Kolaborasi yang erat dan semangat juang yang tinggi yang telah ditunjukkan secara luar biasa oleh seluruh panitia dan juga seluruh peserta adalah kunci utama dan faktor penentu keberhasilan pelatihan yang kita selenggarakan ini,” tambah Gita Riskiani dengan keyakinan penuh. Ia juga menegaskan komitmen UKM Literasi PENASA yang tak tergoyahkan: “Kami akan terus berupaya secara gigih dan berkelanjutan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan inovatif untuk pengembangan literasi, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga di masyarakat luas.”

Melengkapi pandangan positif tersebut, Sekretaris Panitia, Intan Khairunnisa Patilima, turut menambahkan bahwa antusiasme yang luar biasa tinggi yang ditunjukkan oleh peserta pelatihan adalah indikator yang sangat menggembirakan. Hal ini, menurutnya, secara jelas menunjukkan bahwa kesadaran akan urgensi dan pentingnya literasi semakin meningkat secara signifikan di kalangan mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, sebuah tren positif yang patut terus didorong dan didukung.

Kegiatan Pelatihan Kader Literasi yang telah sukses diselenggarakan ini diharapkan dapat menjadi sebuah fondasi yang kokoh dan berkelanjutan bagi terciptanya ekosistem literasi yang jauh lebih baik dan dinamis di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Lebih jauh lagi, pelatihan ini memiliki potensi besar untuk melahirkan kader-kader literasi yang tidak hanya terampil dan berpengetahuan luas, tetapi juga siap sedia untuk berkontribusi secara positif dan signifikan bagi kemajuan bangsa dan negara di berbagai sektor.