Gorontalo, 16 Juli 2025 – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo bertempat di aula FITK pada Rabu 16 Juli 2025 menggelar acara yudisium bagi para sarjana baru. Acara ini merupakan momen penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi dan siap memasuki dunia profesional.

Yudisium ini dihadiri oleh dekan, para wakil dekan, kabag, ketua/ sekretaris jurusan, dosen, tendik, dan para wisudawan di lingkungan GITU IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dr. Said Subhan Posangi, M.Pd.I. Dekan FITK menyampaikan bahwa yudisium kali ini adalah yang terakhir di periode kepemimpinan perangkat rektor di lingkungan FITK periode 2021-2025.

Dekan FITK berpesan kepada para calon wisudawan untuk menjaga nama baik almamater dan menjadi manusia yang lebih baik. Beliau juga mengharapkan para sarjana baru dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk kemajuan masyarakat dan bangsa. “Saya mendengar di antara para sarjana baru sudah langsung terterima di dunia kerja, seperti di Rumah Qur’an Darul Khairul Gorontalo. ” ungkapnya.

Yudisium kali ini, sebanyak 85 orang dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) telah dinyatakan lulus dari 215 orang sarjana baru FITK. Adapun rinciannya Prodi PAI 85 orang, Prodi MPI 25 orang, PBA 35 orang, TBI 25 orang, PGMI 28 orang, dan PIAUD 14 orang.

Mereka telah menyelesaikan studinya dengan baik dan siap memasuki dunia profesional. Ketua Jurusan PAI setelah membacakan nama-nama peserta yudisium dari Prodi PAI dengan IPK dan Peringkatnya masing-masing mengucapkan selamat kepada para sarjana baru dan berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan dampak bagi kehidupannya.

Menurut ketua Jurusan PAI, para sarjana baru yang telah menyelesaikan studi di FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo hendaknya menjadi agen perubahan dan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan masyarakat. “Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh, mereka siap menghadapi tantangan di masa depan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat” ungkapnya.

Selanjutnya dalam pernyataannya, Dr. Habibie Yusuf, M.Pd., Sekretaris Jurusan PAI juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan staf yang telah bekerja keras untuk membantu para mahasiswa PAI menyelesaikan studi. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para wisudawan yang telah mendukung mereka selama bekerja dan bertugas di Jurusan PAI.

Yudisium ini merupakan momen penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka dan siap memasuki dunia profesional. Mereka telah menyelesaikan studi mereka dengan baik dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Mariaty Podungge, M.Pd., selaku Tim Penjaminan Mutu Prodi PAI di sela-sela kegiatan yudisium mengungkapkan kegembiraannya dengan banyaknya para sarjana baru Prodi PAI yang di yudisium dan berharap kelak menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, berkompeten, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi dengan mengamalkan ilmunya. “Saya berharap sarjana Prodi PAI dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk kemajuan masyarakat dan bangsa”, ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Anugrah Lestari, M.Pd., dosen Prodi PAI juga berpesan kepada para sarjana baru untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya. Beliau juga mengharapkan sarjana baru ini dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menjadi agen perubahan yang positif di mana pun berada.

Geischa Cicilia Mokoagow menyatakan yudisium ini merupakan kesempatan bagi dirinya dan para sarjana baru untuk bersyukur atas keberhasilannya dan merayakan pencapaian studi sarjana. “Saya bersyukur karena telah bekerja keras untuk mencapai tujuan dan cita-cita ini dan sekarang siap memasuki dunia kerja untuk mengabdi melalui dunia kerja” ucapnya penuh kebahagiaan.