#akugurupai. Pencapaian kompetensi mahasiswa lulusan Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo benar-benar menjadi prioritas. ” kami mengutamakan kualitas di bandingkan kuantitas lulusan, dinamika dan persaingan makin terbuka dan kualitas menjadi skala prioritas. ” demikian ungkap  Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. H Lukman Arsyad, M.Pd pada sesi sambutan pelaksanaan Yudisium Ujian Komprehensif . Bagi Jurusan PAI dari 108 peserta ujian Komperehensif hanya 12 orang yang dibacakan kelulusannya, adapun sebanyak 96 lainnya hasil Ujian Komprehensif belum di umumkan mengingat syarat hafalan Juz 30 yang belum terpenuhi. Ketua Jurusan PAI Razak Umar mengungkapkan bahwa tertundanya pengumuman bagi 96 mahasiswa ini di karenakan belum terpenuhinya janji mahasiswa semester akhir yang akan menuntaskan hafalan juz 30 hingga batas akhir yang telah di tentukan.  Satu tahun lalu tepatnya pada bulan Juni 2018 tagihan hafalan juz 30 telah kita mulai dan terus di ingatkan. Kami berharap ini tidak terulang lagi. Yudisium yang dilaksanakan di AUlA FITK di hadiri oleh ketua-ketua jurusan dan sejumlah dosen di lingkungan FITK IAIN SA Gorontalo.