Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka, MM., menerima kedatangan Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., Ketua Jurusan PAI FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo bersama tim di ruang kerjanya pada hari Selasa, 19 Maret 2024 dengan agenda menyampaikan rencana kegiatan Muzakarah Ulama Sufi Se-Asia Tenggara Kerjasama Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Abuya Seykh H. Amran Wali al-Khalidi yang juga melibatkan beberapa unsur dosen dan mahasiswa serta alumni di Lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Selain itu, di antara agenda yang akan dilakukan dalam kegiatan muzakarah tersebut adalah Seminar Internasional Tentang Pendidikan Islam Berbasis Ihsan yang diinisiasi oleh Jurusan PAI. Pada kesempatan tersebut bupati menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungannya bahkan siap untuk merangkaikan kegiatan dimaksud dengan HUT ke-64 Kabupaten Banggai pada tanggal 6 s.d. 8 Juli 2024 dan telah menunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Sekretariat Daerah (Setda), Hj. Nur Djalal, SH.

Bupati Banggai menyatakan pada hakikatnya sangat senang dengan agenda tersebut dan menyambut baik dan siap menyukseskan kegiatan keagamaan yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai. “Saya menyambut baik kegiatan ini, dan siap memberikan dukungan dana serta akan dirangkaikan dengan HUT Kabupaten Banggai, jadi silahkan saja berkoordinasi dengan asisten satu sebagai ketua panitia.” Sebelum menyampaikan dukungan tim yang hadir pada kesempatan itu memaparkan program dan memberikan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan selama tiga mulai dari konsumsi untuk seribu orang, honor narasumber, transportasi, administrasi, akomodasi, dan komunikasi informasi.

Setelah dilakukan audiens dengan Bupati Banggai dilanjutkan dengan rapat terbatas dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Sekretariat Daerah (Setda), Hj. Nur Djalal, SH., bersama jajarannya untuk menindaklanjuti kegiatan nanti dan disepakati bahwa seluruh anggaran ditanggung oleh pemda kecuali akomodasi untuk peserta umum sehingga diminta untuk melakukan koordinasi secepatnya dengan membentuk panitia bersama yang terdiri atas perwakilan dari masing-masing institusi sehingga menghasilkan satu SK Kepanitiaan yang dikeluarkan oleh Bupati Banggai.

“Kegiatan keagamaan semacam ini sangat penting sehingga pihak pemda mengapresiasinya dan memberikan dukungan khususnya dari bapak bupati. Jadi diharapkan secepatnya dibentuk panitia bersama dan melakukan rapat koordinasi untuk membahas segala hal terkait dengan kesuksesan kegiatan dimaksud”, demikian ditegaskan oleh Asisten 1 kepada tim yang melakukan audiens. Sebagai tindaklanjut dilakukan komunikasi yang intens untuk menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan apalagi kegiatan ini belum pernah dilakukan sebelumnya sehingga harus dipersiapkan secara matang.

Ketua Jurusan PAI yang hadir pada kesempatan itu bersama pihak dari MPTT-I baik yang berasal dari Gorontalo maupun Luwuk menyatakan bahwa semua telah menyepakati dan akan menyampaikan hasil kesepatakan tersebut kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Selaku ketua jurusan tentunya selain melakukan pengambdian kepada masyarakat dengan turut serta menyukseskan dan terlibat penuh dalam kegiatan dimaksud juga melakukan kerjasama untuk penguatan prodi dengan memasukkan kegiatan kampus berupa Seminar Internasional karena yang hadir pada kegiatan muzakarah adalah ulama dan cendekiawan dari berbagai negara sehingga tidak ada salah jika dilakukan kolaborasi untuk mewujudkan kegiatan bersama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengabdi untuk kemanusiaan melalui event yang digagas tersebut.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Dr. H. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., ketika disampaikan hasil kesepakatan tersebut sangat menyambut baik dan meminta untuk segera dipersiapkan segala sesuatunya untuk bisa berkolaborasi antara pihak pemda dan organisasi keagamaan serta kampus agar selain memberikan efek kepada penguatan prodi dalam meningkatkan predikat akreditasinya juga menjadi wadah menjalin kerjasama yang lebih intens lagi di kemudian hari. “silahkan ditindaklanjuti lagi kolaborasi yang dilakukan tersebut dan direncanakan dengan matang agar berkontribusi posifit bagi kampus dan masyarakat luas termasuk pemda,” tuturnya.

Muzakarah para Ulama Tauhid Sufi se Asia Tenggara kali ini berbeda dengan sebelumnya karena dirangkaikan dengan seminar internasional dan dirangkaikan dengan HUT Kabupaten Banggai yang melibatkan Pemda dan Perguruan Tinggi. Muzakarah sebelumnya adalah yang ke-VII terselenggara di tanah batuah tempat kelahiran Ulama Syech Abdurrauf As Singkili, Aceh Singkil, sejak tanggal 10 hingga 12 Oktober 2023. Muzakarah itu dihadiri para ulama tauhid sufi serta puluhan ribu jamaah dari Majelis Pengjajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) seluruh Indonesia dan Asia Tenggara sukses walaupun di tengah hujan deras.