Kampung Loyang Banjer Manado digelar kegiatan Zikir Akbar pergantian tahun 31 Desember 2023 sebagai salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat atau PkM internasional menjadi bagian dari road show kegiatan di Indonesia oleh Dr. Ahmad Fakhrurrazi dosen Universitas Kebangsaan Malaysia yang didampingi oleh Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag. ketua jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tabiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Setelah di Gorontalo kegiatan PkM Internasional diteruskan ke Sulawesi Utara yakni di tiga tempat: Minahasa Utara yakni Maen dan Likupang dan Manado tepatnya di lapangan Banjer Kampung Loyang.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Abuya Syekh H. Amran Waly al-Khalidy Manado sebagai tuan rumah pimpinan pondok pesantren Baitul Inabah KH. Anshari Abasy al-Makassari yang digagas sebelumnya dengan menerima kedatangan Dr. Ahmad Fakhrurrazi dari Universitas Kebangsaan Malaysia yang didampingi oleh Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., Dr. Ahmad Fakhrurrazi memberikan tausiyah dengan mengharapkan kepada semua jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan mencintai Nabi Muhammad melebihi kecintaan kepada yang lainnya karena keselamatan di dunai dan akhirat tidak diraih kalau masih jauh dari Allah dan tidak mencintai Rasulullah. Fakhrurrazi juga mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah dengan membiasakan shalawat dan amalan lain atas dasar ilmu dan bimbingan guru rohani.

Ketua jurusan PAI dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan semacam ini adalah langka karena akhir tahun biasanya diisi dengan hura hura namun kali ini dengan kehadiran tamu dari Malaysia untuk berzikir bersama masyarakat Manado yang didahului dengan tausiyah. Hal ini terjadi karena dorongan iman dan ihsan pada diri kita sehingga terlepas ikatan dunia dan jarak antara Indonesia dan Malaysia pun tidak menjadi penghalang. “Saya sangat senang bisa datang ke tempat ini atas dasar iman dan ihsan karena izin Allah semata dan hubungan yang baik dengan pak Fakhrurrazi sebagai dosen dari Malaysia yang dengan Ikhlas selama dua minggu di Indonesia untuk melepas tahun baru dengan meninggalkan keluarnya adalah pengorbanan yang besar, ungkapnya.
Hadir pula pada kesempatan tersebut Dr. Djafar Alkatiri anggota DPD RI menyempatkan diri membersamai dan menyibukkan diri dengan khauf dan raja di tahun baru ini melalui jalan dakwah dan zikir pergantian tahun di Manado. Semoga dengan perjanjian kerjasama antara berbagai pihak terus dijaga sehingga kegiatan serupa apalagi yang berskala internasional dapat diwujudkan lebih banyak lagi pada masa yang akan datang apalagi motivasinya adalah untuk mencari keridhaan Allah bukan mencari keuntungan diri termasuk keuntungan dunia.