GORONTALO – 20 November 2023. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan memperkuat integrasi antara dunia akademik dan praktik pendidikan, MTs Negeri 1 Kota Gorontalo menggelar kegiatan dosen tamu mata kuliah Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tahun 2023. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Karjianto, M.Pd, seorang dosen dan praktisi pendidikan Islam yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran PAI, sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru PAI di lingkungan MTs Negeri 1, mahasiswa praktikan dari program studi PAI, serta para pendidik muda yang sedang menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Berlangsung selama satu hari penuh, kegiatan dosen tamu ini difokuskan pada penguatan pemahaman terhadap pendekatan, model, dan strategi pembelajaran PAI yang efektif dan kontekstual.
Dalam penyampaian materinya, Dr. Karjianto menekankan bahwa pembelajaran PAI di madrasah tidak boleh stagnan dan harus senantiasa berinovasi. Ia menyampaikan tema “Transformasi Pembelajaran PAI di Era Digital” sebagai respons terhadap tantangan dan perubahan zaman yang semakin dinamis, terutama dalam menghadapi generasi pelajar digital.
“Pendidikan Agama Islam harus mampu menjawab kebutuhan zaman, dengan tetap menjaga nilai-nilai dasar ajaran Islam. Inovasi pembelajaran adalah kunci untuk menjaga relevansi dan daya tarik materi PAI bagi siswa,” ujar Dr. Karjianto dalam pemaparan awalnya.
Lebih lanjut, ia memperkenalkan berbagai model pembelajaran aktif yang bisa diterapkan dalam konteks madrasah, seperti inquiry-based learning, cooperative learning, hingga penggunaan media digital dalam mengajar PAI. Beliau juga mencontohkan praktik konkret bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai karakter keislaman ke dalam pembelajaran tematik.
Para peserta diajak berdiskusi mengenai tantangan pembelajaran di kelas, termasuk perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya motivasi belajar. Dr. Karjianto memberikan sejumlah solusi kreatif, seperti penggunaan media lokal, pendekatan kontekstual, dan refleksi berbasis pengalaman spiritual siswa.
Kepala MTs Negeri 1 Kota Gorontalo, Bapak Sutarjo Paputungan, M.Pd, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Dr. Karjianto sebagai dosen tamu. Ia menyebut bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi madrasah dalam menciptakan ruang belajar yang inovatif dan adaptif.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan penyegaran wawasan, sekaligus memperkuat kapasitas guru dan mahasiswa dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran PAI yang lebih bermakna,” kata Sutarjo.
Salah satu mahasiswa PPL, Nurhaliza Yanti, merasa sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. Ia menyatakan bahwa kuliah dari Dr. Karjianto memberikan banyak inspirasi dan teknik mengajar yang bisa langsung diterapkan di kelas. “Saya jadi lebih percaya diri untuk mengajar PAI dengan pendekatan yang lebih kreatif,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi microteaching, di mana peserta mencoba menerapkan model pembelajaran yang telah dipelajari, lalu mendapat umpan balik langsung dari Dr. Karjianto. Sesi ini menjadi wadah refleksi sekaligus evaluasi diri bagi para calon guru.
Menutup kegiatan, Dr. Karjianto berpesan agar setiap guru PAI tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi pendidik yang menginspirasi dan membentuk akhlak siswa. “Guru PAI adalah ujung tombak pembentukan karakter. Kita tidak hanya mengajar ilmu, tapi juga memberi teladan hidup,” tegasnya.
Melalui kegiatan dosen tamu ini, MTs Negeri 1 Kota Gorontalo semakin menunjukkan peran aktifnya sebagai lembaga pendidikan yang terbuka terhadap pengembangan profesional dan kolaborasi akademik, demi menciptakan proses pembelajaran PAI yang bermutu dan berdampak positif bagi generasi muda.