Jajaran dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam pengembangan karakter dan penguatan kebangsaan dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XV tahun 2021. Meski kegiatan tersebut telah berlangsung pada 9-14 November 2021, Kegiatan ini merefleksikan partisipasi prodi PAI dalam kegiatan tingkat nasional yang strategis.

Kegiatan akbar PWN PTK XV kala itu dipusatkan di UIN Raden Fatah Palembang dan dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas. Dosen dan mahasiswa Prodi PAI, yang tergabung dalam Kontingen Racana Sulampala Gudep 337-338 IAIN Sultan Amai Gorontalo, turut serta dalam perhelatan nasional ini, bersama Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI. dan dekan FITK Dr. Said Subhan Posangi, M.Pd.I. dan dosen PAI Kusmawati Matara, M.Pd.

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya saat pembukaan, menggarisbawahi harapan besar terhadap PWN PTK. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan transformasi karakter bangsa, transformasi teknologi digital, dan transformasi intelektual. Pesan ini sangat relevan bagi dosen dan mahasiswa Prodi PAI, yang senantiasa dituntut untuk adaptif terhadap perubahan zaman.

Lebih lanjut, Menteri Agama juga menekankan pentingnya revitalisasi gerakan Pramuka di tengah masyarakat yang terus berubah. Bagi dosen Prodi PAI, pesan ini menjadi motivasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan dalam pengembangan kurikulum dan kegiatan kemahasiswaan. Sementara bagi mahasiswa, ini adalah kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu agama dalam konteks kehidupan bermasyarakat yang dinamis.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Zulkarnain Suleman, M.HI, yang juga menjabat sebagai Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) Pramuka Gudep Sulampala, usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembukaan, menyampaikan harapannya kepada seluruh kontingen, termasuk dosen dan mahasiswa Prodi PAI. “Kegiatan ini adalah wadah pembinaan dan wadah pemersatu bagi generasi muda, khususnya mahasiswa PTK, yang tidak memandang agama, suku, ras, dan budaya. Olehnya, jaga nama baik almamater IAIN Sultan Amai Gorontalo,” pesannya.

Pesan Rektor tersebut menjadi pemicu semangat bagi dosen dan mahasiswa Prodi PAI untuk tampil maksimal dan menjaga etika selama kegiatan berlangsung. Keikutsertaan mereka diharapkan mampu mencerminkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang diajarkan dalam program studi PAI.

Rektor juga tak lupa berpesan agar seluruh kontingen IAIN Sultan Amai Gorontalo, termasuk perwakilan dari Prodi PAI, untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mentaati protokol kesehatan yang berlaku. “Jaga kesehatan, tetap jaga imun, dan taati protokol kesehatan,” tegasnya, mengingatkan pentingnya aspek kesehatan di tengah pandemi global yang masih berlangsung saat itu.

Kegiatan PWN PTK XV tahun 2021 ini menjadi ajang pertemuan ribuan insan Pramuka dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia. Dengan total peserta luring 468 orang, peserta daring 564 orang, Bina Damping 117 orang, Pimpinan kontingen 57 orang, dan para Rektor sebanyak 57 orang dari 58 PTK yang ada di Indonesia. Dosen dan mahasiswa Prodi PAI turut menjadi bagian dari sejarah besar ini.

Kehadiran jajaran Kementerian Agama, termasuk Sekjen Kemenag Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T, dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Prof Dr. Suyitno, M.Ag, menandakan betapa strategisnya event ini. Hal ini memberikan dorongan moral tersendiri bagi dosen dan mahasiswa Prodi PAI untuk memberikan kontribusi terbaik mereka.

Partisipasi dosen dan mahasiswa Prodi PAI dalam PWN PTK XV ini adalah bukti nyata komitmen mereka terhadap pengembangan diri, pengabdian masyarakat, dan penguatan identitas sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Keagamaan. Pengalaman yang didapatkan diharapkan dapat diaplikasikan dalam perkuliahan dan kehidupan sehari-hari, serta menjadi bekal berharga dalam mencetak alumni PAI yang unggul dan berkarakter.