
GORONTALO – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo sukses menggelar Stadium Generale bertajuk “Introduction to Senior Experten Services (SES) Germany”. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Rektorat lantai IV Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo pada Senin, 14 Agustus 2023, ini menghadirkan Prof. Ulrich Martin Plank, seorang pakar dari Jerman, untuk berbagi wawasan dan pengalaman.
Acara penting ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan IAIN Sultan Amai Gorontalo, termasuk Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Zulkarnain Suleman, M. Hi., Wakil Rektor II, Direktur Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo, serta para Wakil Dekan dan Dekan dari berbagai fakultas, Humas, dan dosen serta mahasiswa khususnya dari Prodi PAI IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Zulkarnain Suleman, M. Hi., menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat membuka cakrawala berpikir baru bagi seluruh civitas akademika. “Saya berharap bahwa kegiatan ini bisa memberikan cakrawala berpikir kepada kita semua untuk pengembangan sumber daya kita masing-masing,” ujar Rektor.

Sementara itu, Prof. Ulrich Martin Plank, melalui penerjemahnya, Jihad, memaparkan pandangannya mengenai perkembangan berbagai bidang, termasuk industri perfilman. Ia menjelaskan bahwa dalam pembuatan film saat ini, fokus telah bergeser. “Sekarang itu dalam pembuatan film ada perubahan besar, tidak selalu membutuhkan uang, tapi bagaimana kita menggunakan pikiran dan pendidikan kita dalam membuat film tersebut,” ucap Jihad mengutip Prof. Ulrich.
Lebih lanjut, Prof. Ulrich juga menyoroti efek samping dari kemajuan teknologi. Menurutnya, salah satu dampaknya adalah manusia semakin dikelilingi oleh hal-hal yang bersifat manipulatif. Ia juga menekankan bahwa tantangan terbesar di masa depan adalah sulitnya membangun “rasa” di tengah derasnya arus informasi palsu yang mudah beredar di media sosial.
Menanggapi tantangan tersebut, Prof. Ulrich menegaskan pentingnya peran edukasi. “Edukasi adalah cara yang paling penting dalam mengawal generasi muda kita sehingga lebih bijak lagi menggunakan teknologi yang akan datang,” tandasnya, menekankan perlunya pembekalan yang kuat bagi generasi penerus.
Kegiatan Stadium Generale ini diharapkan tidak hanya memberikan wawasan baru tentang peran SES Jerman, tetapi juga memicu pemikiran kritis di kalangan civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi dan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang adaptif dan berintegritas.