Prodi PAI mendorong dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan entrepreneur yang salah satunya adalah di bidang industri haji dan umrah karena bisnis yang satu ini merupakan sektor krusial bagi umat Islam di seluruh dunia, yang terus berkembang seiring dengan peningkatan jumlah jamaah setiap tahunnya. Beberapa dosen dan mahasiswa diterjunkan ke industri haji dan umrah ini tidak lain adalah untuk menggali potensi dan tantangan menjadi seorang entrepreneur di industri haji dan umrah dengan pendekatan profesional bahkan sudah berbasis digital. Hal ini disebabkan karena transformasi digital telah mengubah paradigma bisnis di sektor ini, membuka peluang baru untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pengalaman pelanggan, serta memperluas jangkauan pasar.

Salah satu kegiatan yang bergerak di bidang travel yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa Prodi PAI FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo adalah ketika menghadiri Peresmian PT Tazkiyah Global Mandiri Cabang Gorontalo oleh Walikota Gorontalo Dr. H. Marten Taha. Dalam sambutannya walikota menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah PT Tazkiyah Global Mandiri telah hadir di Provinsi Gorontalo, ini penting kehadiran travel haji karena melihat antusias masyarakat Gorontalo yang sangat besar untuk menunaikan ibadah haji dan ibadah umrah. Untuk itu kami bangga dan bersyukur telah hadir di Gorontalo agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh calon tamu Allah yang berada di Provinsi Gorontalo, ungkapnya.

Turut hadir sekaligus memberikan sambutan yaitu Direktur PT Karsa Utama Jaenal Mappe yang dalam penyampaiannya menegaskan bahwa tak masuk di nalar jika ada perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal gara-gara pandemi Covid-19. Apalagi bagi perusahaan yang sudah bertahun-tahun eksis. Saudagar Bugis yang kini aktif di Departemen Pengembangan Usaha dan Ekonomi Kreatif Badan Pimpinan Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu berpendapat, kondisi saat ini belumlah sepadan dengan perjalanan panjang selama ini. Keuntungan besar, juga aset, sudah dikumpulkan dalam perjuangan bersama karyawan. Hal ini tentu menjadi Pelajaran berharaga bagi dosen dan mahasiswa yang selama ini bergelut di bidang usaha khususnya bidang haji dan umrah.

Pengusaha ritel, properti, perhotelan, dan restoran yang berbasis di Gorontalo (perlahan juga di Makassar) itu mengajak para pebisnis untuk memanfaatkan waktu sekarang untuk merenung. Apakah selama ini kita lupa bersyukur, atas kemampuan yang Allah Swt. anugerahkan. “Bertahun-tahun bahkan ada yang berpuluh tahun lamanya kita diberikan kemampuan dan kecerdasan dalam mengelola segala bidang usaha kita. Juga nikmat kesehatan dan kebahagiaan bersama keluarga, serta kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang cukup banyak dan aset yang cukup besar di dalam berjuang bersama seluruh karyawan kita,” timpalnya. Pria kelahiran Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel, 17 Maret 1960 itu mengingatkan, jangan sampai ujian dua-tiga bulan membuat kita tidak ikhlas dan harus menyerah.

Hadir pula Kepala Seksi Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Dr. H. Mansur Basir, M.A. mengajak kepada seluruh yang hadir untuk memilih travel yang Amanah mengingatkan perusahaan atau agen perjalanan umrah di Gorontalo cukup banyak dan bersaing guna meningkatkan pelayanan kepada jemaah. “Yang paling penting itu adalah pada pelayanan.  Jadi pelayanannya baik, promosinya juga harus baik. Jika ada yang bertanya maka petugas yang berada di kantor harus mampu menjelaskan secara detail agar calon jamaah tidak berbalik ke travel lain,” kata Mansur. Lebih lanjut Mansur menyampaikan terimakasihnya kepada Direktur Utama
PT Tazkiyah Global Mandiri Cabang Gorontalo karena telah membuka kantor cabang untuk umroh dan haji di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, kantor ini memiliki peluang besar untuk dapat memberangkatkan jamaah umroh dan haji sebab tingkat keimanan dan keinginan masyarakat di Provinsi Gorontalo untuk beribadah ke tanah suci setiap tahun meningkat.