Salah satu dari tiga orang yang tergabung dalam Tim Riset IAIN Sultan Amai Gorontalo tampil di 10 Besar Pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Internasional di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau adalah berasal dari Prodi PAI yaitu Geicha Cicilia Mokoagow. Selain itu tim lainnya adalah Ahmad Mumtaz Pakaya Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, dan Djunawir Syafar, M.Pd., Dosen Manajemen Pendidikan Islam sebagai dosen pembimbing.

Kendati hanya tampil di 10 besar lomba karya tulis ilmiah Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, namun prestasi ini adalah sangat membanggakan karena mampu tampil di event internasional setelah bersaing dengan 24 tim riset dari berbagai kampus baik dalam maupun luar negeri.
Prodi PAI saat ini sedang giat untuk mendorong mahasiswanya bukan saja untuk berprestasi di tingkat lokal dan nasional namun juga internasional melalui berbagai kegiatan dan membangun kerjasama dengan berbagai kampus sehingga salah satu yang diikuti adalah kegiatan riset dengan mempresentasikan topik menarik yaitu: Pesantren dan Santri Gen Z di Indonesia sebagai Aktor Baru Moderasi Beragama di Ruang Digital.
Menurut Geischa bahwa timnya berdiskusi panjang sebelum tampil dengan melakukan berbagai persiapan di bawah bimbingan dosen sehingga dihasilkannya riset ini sebagai respons terhadap fenomena di sosial media yang menunjukkan banyaknya konten-konten yang memicu terjadinya konflik atas nama agama.

Ketua jurusan PAI Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag., sangat bergembira dengan prestasi dari mahasiswanya. Menurutnya, pendidikan di kampusnya juga sangat mendorong peran mahasiswa dalam memberikan solusi terhadap berbagai fenomena yang hadir di sekeliling kehidupan sosial. Riset kali ini dibutuhkan terutama mengungkap kontribusi dari Santri Gen Z sebagai aktor baru Moderasi Beragama karena mereka mempunyai bekal keagamaan yang diperoleh dari pesantren dan mereka adalah generasi yang kreatif dalam membuat konten-konten di sosial media.
Dekan FITK Dr. Said Subhan Posangi, M.Pd., mengapresiasi capaian mahasiswanya dalam mengikuti pekan riset internasional ini diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dari tanggal 17-19 Oktober 2023. “Dengan kontribusi ini akan lebih banyak mahasiswa yang memiliki daya saing dalam berbagai bidang sehingga mampu berkompetisi didunia kerja,”katanya. Dekan berharap agar ajang ini tidak hanya sekedar menentukan siapa juara tapi adalah ajang untuk menyambung silaturahmi berbagai universitas dan menekankan pentingnya substansi dalam sebuah acara daripada eksistensi. Dekan juga menggaris bawahi pentingnya kegiatan ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan akademis dan kreativitas mahasiswa. “Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang positif dan kontributif bagi mahasiswa dan dosen untuk mengasah kemampuannya dalam berkolaborasi di bidang riset bahkan mampu berkontribusi di bidang sosial”, katanya.