Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) tahun 2022 di MAN 1 Kota Gorontalo menjadi momen berharga bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam kegiatan ini, mereka tidak hanya mendapat kesempatan mengajar langsung di kelas, tetapi juga memperoleh bimbingan dari sosok pendidik inspiratif, Nur Khairiyah Hulawah, M.Pd.
Kehadiran Nur Khairiyah Hulawah dalam kegiatan kuliah tamu membawa warna tersendiri dalam kegiatan PPL. Dengan pengalaman dan wawasan yang luas di bidang pendidikan Islam, beliau membimbing para mahasiswa dalam mempersiapkan dan melaksanakan praktik mengajar secara profesional dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku di madrasah.
Selama proses pembimbingan, mahasiswa diajak memahami lebih dalam tentang strategi mengajar yang efektif, manajemen kelas yang baik, serta pentingnya membangun komunikasi yang positif dengan peserta didik. Bimbingan ini dilakukan melalui observasi kelas, diskusi kelompok, dan evaluasi praktik mengajar yang telah dilakukan oleh mahasiswa.
Dalam arahannya, Nur Khairiyah menekankan pentingnya guru PAI menjadi teladan, tidak hanya dalam penyampaian materi, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Menurutnya, pengajaran agama harus mampu menyentuh hati siswa dan membentuk karakter Islami secara menyeluruh.
“Sebagai calon guru PAI, kalian harus mampu menyampaikan ilmu dengan hati. Mengajar bukan sekadar menyampaikan materi, tapi membangun jiwa dan akhlak generasi,” ungkap beliau dalam sesi motivasi kepada mahasiswa.
Para mahasiswa merespons positif kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dengan arahan langsung dari narasumber yang sangat memahami realitas lapangan. Banyak dari mereka yang sebelumnya merasa canggung kini mulai percaya diri dalam berdiri di depan kelas dan mengelola pembelajaran.
Selain membimbing secara teknis, Nur Khairiyah juga memberikan pemahaman tentang pentingnya persiapan spiritual dan emosional sebelum mengajar. Ia membagikan pengalamannya dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan dan bagaimana tetap menjaga semangat mengajar di tengah tantangan.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa mendapat kesempatan mengajar berbagai kelas dengan bervariasi tingkat kemampuan peserta didik. Hal ini menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga dalam menyesuaikan metode dan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Kegiatan PPL di MAN 1 Kota Gorontalo ini juga mendapat dukungan penuh dari para guru dan staf madrasah. Mereka berperan aktif dalam memberikan umpan balik kepada mahasiswa dan membantu menciptakan suasana belajar yang kondusif di kelas.
Nur Khairiyah menyampaikan harapannya agar mahasiswa PPL tidak hanya menjadikan kegiatan ini sebagai syarat akademik semata, tetapi benar-benar memaknainya sebagai latihan awal menjadi pendidik sejati yang penuh tanggung jawab dan komitmen terhadap pendidikan Islam.
Kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara madrasah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan tenaga pendidik yang profesional dan berakhlak mulia. Melalui bimbingan langsung dari narasumber ini, mahasiswa memperoleh pengalaman yang nyata dan berharga untuk masa depan mereka sebagai guru PAI.
Dengan berakhirnya kuliah tamu sebagai bagian penting dalam kegiatan PPL 2022 ini, para mahasiswa pulang tidak hanya membawa nilai, tetapi juga pembelajaran kehidupan, keteladanan, dan semangat untuk terus mengabdi dalam dunia pendidikan demi mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak.