Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Nelson Pomalingo, M.Pd, Rabu (1/2/23) di Auditorium Kampus II Limboto memberikan pembekalan inspiratif kepada 1060 mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, termasuk para mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), yang akan mengikuti Kuliah Kerja Sosial (KKS) Tematik. KKS kali ini mengusung tema penting: Membangun Desa Religius dan Bersih Narkoba (Bersinar).

Dihadapan 1060 peserta KKS Tematik Bersinar yang siap diterjunkan di 100 desa di Kabupaten Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo menekankan bahwa para peserta, termasuk para calon pendidik agama dari Prodi PAI, akan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan desa-desa yang religius dan bebas narkoba selama dua bulan masa KKS.

“KKS Tematik IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan tema membangun desa religius dan bersinar ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Gorontalo, yaitu membangun masyarakat Madani. Masyarakat Madani adalah masyarakat yang religius, beradab, tangguh, dan bersih sesuai ajaran Islam. Untuk membangun masyarakat Madani ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo akan bekerja sama dengan ICMI dan IAIN Sultan Amai Gorontalo,” ungkap Prof. Nelson, yang disampaikan pada hari Rabu (1/2/23) di Auditorium Kampus II Limboto. Peran mahasiswa PAI dalam konteks ini sangat strategis, mengingat kompetensi mereka dalam bidang keagamaan dan pembinaan moral.

Sementara itu, Dr. Nazar Husain HPW, M.Phil, selaku Ketua Panitia, menjelaskan bahwa KKS Tematik diikuti oleh 1060 mahasiswa dari empat fakultas, termasuk tentu saja mahasiswa dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, khususnya Prodi PAI. Mereka akan ditempatkan di 100 desa di Kabupaten Gorontalo, dan akan memulai pengabdiannya pada tanggal 8 Februari selama dua bulan. Kehadiran mahasiswa PAI diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan moral di masyarakat desa.