Gorontalo 10 November 2023- Dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia, Ita Meiarni, M.Pd., menghadirkan metode pembelajaran yang menarik dan efektif untuk materi pengenalan tanda baca bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) semester 1. Mengusung pendekatan Project-Based Learning (PBL), Ibu Ita berhasil menciptakan suasana kelas yang interaktif dan partisipatif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibagi menjadi lima kelompok, masing-masing beranggotakan empat orang. Setiap kelompok ditugaskan untuk membuat peta konsep mengenai tanda baca, yang kemudian hasilnya ditempel pada karton besar untuk dipresentasikan di depan kelas. Tidak hanya itu, Ibu Ita juga memberikan kesempatan unik kepada setiap kelompok untuk mengunjungi hasil karya kelompok lain, mendorong diskusi dan saling berbagi pemahaman.

“Saya ingin mahasiswa tidak hanya menghafal teori, tetapi benar-benar memahami dan mampu menerapkan penggunaan tanda baca dalam konteks yang nyata,” ujar Ibu Ita Meiarni. “Metode Project-Based Learning ini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, dan pemahaman mendalam mahasiswa.”

Salah seorang mahasiswa PAI semester 1, Misnawati S. Mantaladu, mengungkapkan antusiasmenya terhadap metode pembelajaran ini. “Sangat menyenangkan! Kami jadi lebih aktif dan tidak bosan belajar tanda baca. Dengan membuat peta konsep dan berdiskusi antar kelompok, materi jadi lebih mudah masuk,” tutur Misnawati.

Dukungan penuh juga datang dari Sekretaris Jurusan PAI, Dr. Habibie Yusuf, M.Pd. Beliau mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Ibu Ita. “Pembelajaran yang diterapkan oleh Ibu Ita Meiarni ini adalah contoh nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi lebih menarik dan relevan. Kami sangat mendukung inisiatif dosen untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran demi meningkatkan kualitas lulusan,” tegas Dr. Habibie Yusuf.

Kegiatan ini tidak hanya berhasil menanamkan pemahaman yang lebih baik tentang tanda baca, tetapi juga memperkuat soft skill mahasiswa seperti kerja sama tim, komunikasi, dan berpikir kritis. Diharapkan, metode pembelajaran inovatif semacam ini akan terus dik `embangkan dan diterapkan di lingkungan perkuliahan.