Dosen Universitas Kebangsaan Malaysia melakukan lawatan ke Indonesia untuk melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional dengan menggandeng Prodi Pendidikan Agama Islam FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai bukti nyata program kerjasama yang ditandantangani melalui MoU. Setelah melakukan lawatan di Provinsi Gorontalo perjalanan dilanjutkan ke Provinsi Sulawesi Utara dan tiba di Pondok Pesantren Shiratal Mustaqim Desa Maen Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara pimpinan Abun Muslim Blongkod yang juga guru pada Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) di wilayah Indonesia Timur.

Selain diisi dengan kegiatan bakti sosial, zikir, dan tausiyah juga silaturahmi untuk membangun kerjasama di bidang dakwah misalnya dilakukan secara virtual yang melibatkan masyarakat luas bukan hanya kalangan akademisi. Menurut Najamuddin Petta Solong bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat sudah digagas sejak lama apalagi sudah ada piagam kerjasama yang disepakati sehingga perlu menggandeng berbagai komponen untuk mewujudkannya sebagaimana yang dilakukan pada kesempatan ini dalam bentuk zikir akbar akhir tahun.
Sambutan pimpinan pondok pesantren dalam kegiatan pengabdian kepada masyarkaat Internasional ini dihadiri langsung oleh dosen dari Universitas Kebangsaan Malaysia dengan misi yang mulia yaitu membawa ajaran yang sama bersumber dari Al-Qur’an karena kitab suci ini adalah mukjizat terbesar, yang dilestarikan dan masih ada secara keseluruhan, untuk membimbing umat Nabi Muhammad dan ummat manusia secara keseluruhan kepada kebaikan dan kebenaran serta keindahan.

Dr. Ahmad Fakhrurraazi dalam tausiyahnya mengajak kepada jamaah yang tidak lain adalah masyarakat dari desa Maen dan sekitarnya untuk selalu berpegang pada agama Allah dan meneladani Rasulullah dalamn setiap gerak langkah bahkan setiap detak nafas kita selalu tersambung kepada Allah dan Rasulullah sebagai teladan yang terbaik dan manusia mulia di jagad raya ini. Menurutnya umat Islam penting memahami ajaran agamanya ini lebih komprehensif dalam aspek pemulihan kesadarannya akan perbudakan dan pengabdian sampai ia merasa selalu terhubung dengan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional ini dengan menggandeng berbagai komponen di Indonesia akan diarahkan untuk membimbing manusia dalam mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan sejati.