Gorontalo Selasa, 6 Mei 2025. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 4C semester 4 menggelar kegiatan pelatihan bertajuk “Digitalisasi Referensi Menulis Karya Ilmiah Menjadi Lebih Mudah dengan Mendeley” pada hari Selasa, 6 Mei 2025 pukul 08.00 WITA bertempat di Ruang FITK A. Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dalam bidang pendidikan dan literasi digital, yaitu Dr. Firmansyah Kobandaha, M.Pd., dan diikuti oleh puluhan mahasiswa dengan penuh antusias.

Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan akademik yang diinisiasi langsung oleh mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas dan kemampuan literasi digital, khususnya dalam pengelolaan referensi ilmiah. Dalam era digital saat ini, penguasaan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley menjadi kebutuhan mendasar bagi mahasiswa yang tengah menyusun tugas akhir, skripsi, atau karya ilmiah lainnya.

Kegiatan ini diselenggarakan di bawah kepanitiaan yang solid dengan Didik Widianto sebagai Ketua Panitia, Nurul Alivia Hongi sebagai Bendahara, dan Gesika Avelina sebagai Sekretaris. Dalam sambutannya, Didik menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai respon atas kebutuhan mahasiswa akan alat bantu yang efektif dalam penulisan akademik.

“Mendeley bukan hanya aplikasi, tapi solusi. Pelatihan ini kami harapkan bisa membekali teman-teman dengan keterampilan teknis yang akan mempermudah dalam mengelola referensi dan menulis dengan lebih terstruktur,” ujar Didik dalam sambutan pembuka.

Dr. Firmansyah Kobandaha, M.Pd., membuka pelatihan dengan materi pengantar mengenai urgensi digitalisasi referensi dalam dunia akademik modern. Beliau menjelaskan bahwa banyak mahasiswa masih melakukan pencatatan sumber referensi secara manual, yang sering kali memakan waktu dan rawan kesalahan. Kehadiran Mendeley sebagai perangkat lunak manajemen referensi sangat penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam penulisan ilmiah.

Dalam sesi berikutnya, peserta diajak untuk langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi Mendeley, mulai dari instalasi, registrasi akun, pengunduhan referensi dari jurnal online, pengelompokan dokumen, hingga integrasi dengan Microsoft Word untuk otomatisasi sitasi dan pembuatan daftar pustaka. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi selama menulis karya ilmiah.

“Saya sangat mengapresiasi semangat mahasiswa hari ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem akademik yang profesional. Saya berharap mahasiswa dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh hari ini dalam penulisan karya ilmiah mereka di masa mendatang,” ungkap Dr. Firmansyah dalam sesi penutupnya.

Nurul Alivia Hongi, selaku Bendahara panitia, menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif para peserta serta dukungan semua pihak dalam penyelenggaraan acara ini. Ia juga menyebutkan bahwa seluruh kebutuhan kegiatan dikelola dengan transparan dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Gesika Avelina, Sekretaris Panitia, menjelaskan bahwa dokumentasi kegiatan telah dilakukan secara menyeluruh dan rapi untuk dijadikan laporan kegiatan ke pihak jurusan dan sebagai bukti administrasi kegiatan mahasiswa. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta dari kelas C dalam jurusan Pendidikan Agama Islam. Respon positif datang dari para peserta yang merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali mengenal Mendeley secara teknis dan menyadari betapa besar manfaatnya dalam menyusun tugas akhir.

Salah satu peserta Umi Hanifah, mengungkapkan kesannya, “Saya biasanya menulis kutipan dan daftar pustaka secara manual, dan itu sering membuat saya bingung. Tapi setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi tahu cara yang lebih mudah dan cepat dengan Mendeley.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama narasumber dan seluruh peserta. Sertifikat diberikan kepada peserta dan narasumber sebagai bentuk apresiasi. Panitia menyampaikan harapan agar pelatihan serupa bisa dilakukan kembali dengan cakupan materi yang lebih luas, seperti pengelolaan jurnal, penulisan artikel ilmiah, dan publikasi.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, mahasiswa PAI 4C semester 4 membuktikan bahwa mereka tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga memiliki inisiatif dan kepedulian tinggi terhadap pengembangan keterampilan digital di lingkungan kampus. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kelas dan jurusan lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di era digital.